Khotbah Hari Raya St. Petrus dan Paulus

St. Agustinus Hippo

Bapa Gereja Perdana dan Doktor Gereja

 Artikel tentang St. Petrus dan Paulus adalah kutipan dari khotbah (Sermo 295, 1-2, 4, 7-8; PL 38, 1348-1352) St. Agustinus, Uskup Hippo, yang wafat tahun 430 AD. Khotbah ini digunakan dalam Roman Office of Readings untuk Pesta St. Petrus dan Paulus pada 29 Juni dan menunjukkan bahwa seawal abad 4, umat Kristen merayakan hari ini untuk menghormati dua rasul dan martir yang menyerahkan hidup mereka demi Kristus dalam Kota Abadi.

 

Hari ini telah dikonsekrasikan bagi kita oleh kemartiran rasul-rasul terberkati, Petrus dan Paulus. Bukanlah martir yang samar-samar yang kita bicarakan. “Suara mereka telah mencapai seluruh bumi, dan kata-kata mereka sampai ke ujung dunia” (Mazmur 19. Martir ini telah melihat apa yang mereka proklamasikan, mereka mengejar keadilan melalui pengakuan akan kebenaran, dengan mati untuk kebenaran.

Petrus yang terberkati, yang pertama dari para rasul, kekasih Kristus yang berapi-api, yang pantas untuk mendengar,”Dan Aku berkata kepadamu, engkau adalah Petrus” (Mat 16 : 13-20). Ia sendiri, kau lihat, telah berkata “Engkau adalah Kristus, Putra Allah yang hidup”. Kristus berkata kepadanya, “Dan aku berkata kepadamu, Engkau adalah Petrus dan diatas batu karang ini Aku akan mendirikan Gereja-Ku”. Diatas Batu karang ini Aku akan membangun iman yang telah engkau akukan. Diatas kata-kata, “Engkau adalah Kristus, putra Allah yang hidup” Aku akan membangun Gereja-ku, karena kau adalah Petrus. Petrus berasal dari petra, yang artinya batu karang. Petrus, “Rocky (batu)”, dari “batu karang”, bukan “batu karang” dari “Rocky (batu)”. Petrus berasal dari kata untuk batu karang dalam cara yang tepat seperti nama Kristen berasal dari Kristus.

Sebelum penderitaannya Tuhan Yesus, seperti kau tahu, memilih murid-murid yang Ia sebut rasul. Diantaranya adalah Petrus yang hampir dimanapun diberikan hak istimewa mewakili keseluruhan Gereja. Dalam pribadi keseluruhan Gereja, yang ia sendiri wakilkan, ia diistimewakan untuk mendengar “Kepadamu akan kuberikan kunci-kunci (keys) kerajaan surga”. Bagaimanapun, bukan hanya satu pria yang menerima kunci-kunci ini, tapi Gereja dalam kesatuannya. Jadi inilah alasan untuk pengakuan keutamaan Petrus, bahwa ia berdiri untuk universalitas Gereja dan kesatuan Gereja, ketika kepadanya dikatakan “Kepadamu aku mempercayakan,” apa yang sesungguhnya dipercayakan kepada semua. Untuk menunjukkan bahwa adalah Gereja yang menerima kunci-kunci kerajaan surga, dengarkan apa yang Tuhan katakan kepada para rasul lainnya di tempat lain:”Terimalah Roh Kudus, dan segera setelahnya, jika engkau mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, jika kamu menyatakan dosanya tetap ada, dosanya tetap ada ”

Cukup tepat juga, Tuhan kita setelah kebangkitan menyerahkan domba-Nya kepada Petrus untuk digembalakan (Yoh 21 : 15-19). Bukan ia sendiri diantara murid-murid yang pantas menggembalakan domba Tuhan; tapi ketika Kristus berbicara kepada satu manusia, kesatuan dipercayakan pada kita. Ia berbicara pertama kepada Petrus, karena Petrus adalah yang pertama diantara para rasul. Jangan bersedih, Rasul. Menjawab sekali, jawab lagi, dan menjawab ketiga kalinya. Biarkan pengakuan menaklukan tiga kali dengan kasih, karena keyakinan diri ditaklukkan tiga kali oleh rasa takut. Apa yang kau ikat tiga kali harus dilepaskan tiga kali. Lepaskan melalui kasih apa yang kau ikat melalui rasa takut. Dan untuk semua itu, Tuhan, sekali dan lagi, dan ketiga kalinya, mempercayakan dombanya kepada Petrus.

Ada satu hari untuk penderitaan dua rasul. Tapi kedua rasul juga satu, walaupun mereka menderita di hari yang berbeda, mereka tetap satu. Petrus yang pertama menderita, Paulus selanjutnya. Kita merayakan hari pesta, yang dikonsekrasikan untuk kita oleh darah para rasul. Mari kita mencintai iman mereka, kehidupan mereka, pekerjaan mereka, penderitaan mereka, pengakuan iman mereka, khotbah mereka.

Sumber

3 komentar

  1. victor jefry · · Balas

    renungan yg sangat bagus untuk mempertebal iman kita kpd Yesus Kristus melalui perantaraan
    Santo Petrus dan Santo Paulus

  2. Shalom dalam kasih Tuhan kita Yesus Kristus….

    Selamat merayakan Hari St. Petrus dan St. Paulus rasul…
    Terima kasih atas artikel ini. Sungguh memberikan pencerahan bagi saya. Ada hal baru yang bisa saya petik dari artikel tersebut di atas, secara khusus kalimat ini:

    “Apa yang kau ikat tiga kali harus dilepaskan tiga kali. Lepaskan melalui kasih apa yang kau ikat melalui rasa takut.”

    Sekali lagi terima kasih….^_^

    Kiranya Tuhan Yesus memberkati kita senantiasa. Amin

    1. Shalom Yanuanri,

      Senang mengetahui bahwa artikel tersebut berguna bagi anda. Selamat merayakan hari raya St. Petrus dan Paulus.

      St. Petrus dan Paulus, doakanlah kami.

      Salam,
      Cornelius.

Pengunjung bertanggung jawab atas tulisannya sendiri. Semua komentar harus dilandasi oleh cinta kasih Kristiani. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu sebelum ditampilkan. Kami berhak untuk tidak menampilkan atau mengubah seperlunya semua komentar yang masuk.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: