Misa Beatifikasi Paus Yohanes Paulus II

9 komentar

  1. yohanes 777 · · Balas

    Dear Bapak Cornelius, mau bertanya 1 lagi, Dalam iman katolik bila seseorang sudah di beatifikasi menjadi Santo atau Santa, apakah jiwanya langsung lepas dari api pencucian dan langsung masuk surga ? Terima kasih .

    1. Kita tidak dapat mengetahui dengan pasti, apakah jiwanya langsung keluar dari api penyucian dan masuk ke surga, karena setahu saya beatifikasi dan kanonisasi pertama-tama tidak membuat seseorang langsung masuk ke surga, melainkan menyatakan bahwa selama hidupnya orang tersebut telah hidup dengan kudus, yang artinya, maka orang tersebut sangat mungkin berada di surga setelah meninggalnya. Namun hal yang perlu diingat adalah ini : bahwa kita dapat percaya kalau orang tersebut telah dibeatifikasi, maka orang tersebut berada di surga. Ini saya kutipkan penjelasan dari katolisitas.org (silakan klik) :

      Blessed” Beatifikasi adalah pernyataan dari Gereja yang menyatakan bahwa kita dapat percaya bahwa sang pelayan Tuhan tersebut berada di surga. Tahap berikutnya tergantung dari apakah ia seorang martir, atau bukan (konfesor). Jika martir, tidak diperlukan mukjizat lebih lanjut, namun jika non-martir, maka diperlukan sebuah mukjizat melalui doa yang ditujukan dengan perantaraan sang Venerable ini, untuk membuktikan bahwa ia benar-benar telah berada di surga, danTuhan menjawab doa syafaatnya dengan memberikan mukjizat. Sekarang ini yang dapat dianggap mukjizat yang termudah adalah yang melibatkan: 1) pasien yang sakit, 2) yang tidak diketahui bagaimana cara penyembuhannya, 3) doa ditujukan agar Venerable mendoakan kesembuhan pasien, 4) pasien tersebut disembuhkan, 5) Kesembuhannya spontan, instan/ pada saat itu, menyeluruh, dan “lasting”/ tidak berubah, 6) dokter tidak dapat menjelaskan penjelasan normal.

      “Saint”, Untuk menjadi Santo/ Santa diperlukan lagi satu mukjizat. Kanonisasi adalah pernyataan dari Gereja, bahwa sang Santa/ Santo tersebut telah berada di surga, dan memandang Allah dalam Beatific Vision. Pesta nama Santa/ Santo tersebut ditentukan, dan boleh dirayakan.

      1. yohanes 777 · ·

        Dear Cornelius, Terima kasih banyak Penjelasannya Bapak. GBU

  2. yohanes 777 · · Balas

    Dear Romo, Dalam video itu saya melihat 2 biarawati membawa sesuatu dihadapan Bapa Suci Paus, itu benda apa ya Romo..? Terima kasih .GBU.

    1. Shalom Yohanes 777,

      Maaf karena video ini durasinya agak panjang, bisa tolong ditunjukkan di menit ke berapa kamu melihat 2 biarawati itu?

      1. yohanes 777 · ·

        Terima Kasih Romo, didalam video itu dimenit 1:54. Terima Kasih Romo. GBU

      2. Oke sudah saya lihat, yang dibawa oleh Suster tersebut adalah relikui darah Beato Yohanes Paulus II. Darah tersebut ada di dalam tabung yang dibawa suster yang memakai pakaian berwarna hitam.

      3. yohanes 777 · ·

        Dear Bapak Cornelius, terima kasih untuk pencerahannya, jadi setiap seseorang yg menjadi Paus, selalu diambil darahnya untuk disimpan ya ?
        Terima Kasih.

      4. Tidak selalu seperti itu saya kira. Tapi saya memang belum mencari tahu lebih banyak apakah hal tersebut memang sudah menjadi tradisi, ataukah bukan. Namun memang Umat Gereja perdana dulu juga suka menyimpan tulang ataupun pakaian para kudus ataupun martir yang telah meninggal, dimana hal tersebut nantinya disebut sebagai relikui. Silakan dibaca artikel tentang relikui disini : http://katolisitas.org/1144/relikwi-mengantar-kita-kepada-tuhan

Pengunjung bertanggung jawab atas tulisannya sendiri. Semua komentar harus dilandasi oleh cinta kasih Kristiani. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu sebelum ditampilkan. Kami berhak untuk tidak menampilkan atau mengubah seperlunya semua komentar yang masuk.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: