7 Kutipan Katolik Terbaik

Quote Newmann

“Engkau harus menerima seluruh Doktrin Katolik, atau menolak seluruhnya; reduksinya tidak lain adalah melemahkan, dan amputasinya memutilasi.” – St. John Henry Newmann

“Jika kita membuat jalan, memang akan menjadi arogan untuk mengklaim bahwa salah satunya adalah satu-satunya yang benar, karena semua manusia adalah sama, setidaknya semua adalah manusia, terbatas, dan campuran dari baik dan buruk. Jika kita membuat jalan, memang menjadi sama bodoh untuk memutlakkan salah satunya—sama seperti memutlakkan sebuah bentuk seni, sebuah sistem politik, atau sebuah cara menguliti kucing.

Namun, jika Allah membuat jalan, kita HARUS mencari tahu apakah Ia membuat banyak atau satu. Jika ia membuat hanya satu, maka sepatu yang berada di kaki yang lain: adalah kerendahan hati—bukan kesombongan, untuk menerima satu jalan ini dari Allah; dan merupakan kesombongan—bukan kerendahan hati, ketika bersikeras bahwa jalan buatan manusia sama baiknya seperti SATU Milik Buatan-Nya.” – Peter Kreeft

“Tak ada bedanya apa yang kau percayai; melainkan bagaimana kau berbuat. Tak ada bedanya apakah kau memiliki peraturan dalam sepakbola; itu tergantung pada bagaimana kau bermain. Tak ada bedanya apakah kau percaya segitiga memiliki tiga sisi; itu tergantung pada bagaimana kau menggambar: Tidakkah kita lihat, jika kita percaya secara salah, kita akan berbuat secara salah?” – Venerable Fulton J. Sheen

“Seseorang yang ingin mengasihi Allah tidak benar-benar mencintai-Nya jika orang tesebut memiliki tidak memiliki keinginan dan semangat untuk terus-menerus menderita bagi Dia.” – Sto. Aloysius Gonzaga

“Sudah jelas bahwa Katolisitas tidak mungkin ada tanpa ekspresi Marian, bahwa untuk menjadi Katolik artinya menjadi Marian, bahwa ini berarti cinta bagi Bunda, bahwa di dalam Bunda dan oleh Bunda, kita menemukan Tuhan.” – Paus Emeritus Benediktus XVI

“Ketika kau berdoa, jangan berbicara terus menerus, dengarkan! Jika kita terus mengetuk-ngetuk dengan palu kita, bagaimana Arsitek Ilahi dapat memberitahu kita bagaimana kita harus membangun?” – Venerable Fulton J. Sheen

“Pengakuan adalah sebuah tindakan dari kejujuran dan keberanian.. sebuah tindakan dari mempercayakan diri kita, melampaui dosa, kepada kerahiman Allah yang pengasih dan pengampun.” – Blessed John Paul II

Pengunjung bertanggung jawab atas tulisannya sendiri. Semua komentar harus dilandasi oleh cinta kasih Kristiani. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu sebelum ditampilkan. Kami berhak untuk tidak menampilkan atau mengubah seperlunya semua komentar yang masuk.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: