Katekismus Gereja Katolik Tentang Kesopanan Dan Rasa Hormat

Pada Kesopanan

2521 Kemurnian menuntut sikap yang sopan. Ini adalah bagian hakiki dari pengekangan diri. Sikap yang sopan memelihara hal-hal pribadi manusia. Ia menolak membuka apa yang harus disembunyikan. Ia diarahkan kepada kemurnian yang perasaan halusnya ia nyatakan. Ia mengatur pandangan dan gerakan sesuai dengan martabat manusia dan hubungan di antara mereka.

2522 Sikap sopan melindungi rahasia pribadi dan cinta kasihnya. Ia mengundang untuk bersabar dan mengekang diri dalam hubungan cinta kasih; ia menuntut, bahwa prasyarat-prasyarat untuk ikatan definitif dan penyerahan timbal balik dari suami dan isteri dipenuhi. Dalam sikap sopan itu termasuk pula kerendahan hati. Ia mempengaruhi pemilihan busana. Di mana ia mengira bahwa ada bahaya sikap ingin tahu yang tidak sehat, di sana ia berdiam diri dan bersikap hati-hati. Ia menjaga keintiman orang lain.

2523 Ada sifat sopan dalam perasaan dan terhadap badan. Ia umpamanya protes terhadap penyalahgunaan tubuh manusia yang “voyeuristik” dalam iklan tertentu atau terhadap tuntutan media-media tertentu, sehingga berlangkah terlampau jauh dalam membuka bagian-bagian yang sangat intim. Sikap sopan menggerakkan satu tata hidup, yang berlawanan dengan paksaan mode dan desakan dari ideologi yang berlaku.

Pada Rasa Hormat

2691 Gereja, rumah Allah, adalah…tempat utama untuk menyembah Kristus yang hadir secara real di dalam Sakramen mahakudus.

sumber

5 komentar

  1. Hi andreas, ada buku katolik gratis karangan santo santa, St Therese of Lisieux, St Faustina, St Anthony Mary Claret, St Anthony of Padua

    dalam bahasa inggris tapi ada program gratis buat terjemahin buku2nya juga, bisa di dapat di sini

    http://catholic-books.blogspot.com/
    http://www.saintsbooks.net/

    God Bless

    1. Terima kasih Kerry atas infonya, nanti saya tambahkan di link website Katolik Internasional

      Salam dan doa,

      Andreas

  2. saya setuju kalau kebiasaan wanita memakai kerudung di dalam gereja dilestarikan kembali. bukan apa-apa lho, tapi sbg seorang katolik saya merasa prihatin bila melihat wanita berpakaian kurang sopan di dalam gereja. saya saja sbg lelaki berusaha agar memakai kemeja dan bukan kaos saat berada di gereja. selain itu menurut saya wanita akan tampak lebih anggun jika memakai penutup kepala.

  3. Caecilia · · Balas

    Berarti = kerudung pd wanita muslim yg bertujuan sama ya, selayaknya menutup yg tdk seharusnya diperlihatkan (apalagi pada saat misa…)

    1. Meskipun budaya juga berpengaruh pada pemakaian kerudung wanita muslim

      Sudah selayaknya kita berpakaian yang sopan, dimanapun kita berada. Kesopanan adalah kerendahan hati dalam berpakaian, dan tingkah laku, tanda lahiriah dari disposisi batin manusia.

      Soal berkerudung pada saat Misa, saya akan kutip pernyataan Kardinal Raymon Burke, artikel lengkap bisa dilihat disini [silahkan di klik]

      The wearing of a chapel veil for women is not required when women assist at the Holy Mass according to the Ordinary Form of the Roman Rite. It is, however, the expectation that women who assist at the Mass according to the Extraordinary Form cover their heads, as was the practice at the time that the 1962 Missale Romanum was in force. It is not, however, a sin to participate in the Holy Mass according to the Extraordinary Form without a veil.

      meskipun tidak ada kewajiban moral ataupun kanonik untuk memakai kerudung, wanita diperbolehkan dengan bebas memakai penutup kepala pada saat mengikuti Misa sebagai bentuk devosi pribadi, Mereka harus melihat itu sebagai tanda tunduk kepada Allah, sebagaimana yang sesuai dengan konteks liturgi. Mereka yang mengenakan penutup kepala, dan mereka yang tidak memakai penutup kepala, seharusnya tidak saling menghakimi satu sama lain.

      salam dan doa,

      Andreas

Pengunjung bertanggung jawab atas tulisannya sendiri. Semua komentar harus dilandasi oleh cinta kasih Kristiani. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu sebelum ditampilkan. Kami berhak untuk tidak menampilkan atau mengubah seperlunya semua komentar yang masuk.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: