Katekismus Baltimore: Sarana untuk Mengajarkan Iman pada Anak

Anda bingung bagaimana mengajarkan iman pada anak? Anda mencari buku katekese untuk anak, namun tidak menemukan yang bagus dan berkualitas? Katekismus Baltimore solusinya!

Apa itu Katekismus Baltimore?

Katekismus tersebut merupakan katekismus resmi untuk anak-anak yang digunakan di Amerika (informasi didapat dari Wikipedia). Katekismus Baltimore merupakan buku pegangan di sekolah Katolik mulai dari tahun 1885 hingga akhir tahun 1960-an. Entah bagaimana, tampaknya – mungkin setelah Konsili Vatikan II, ketika segala sesuatunya berubah ke arah yang kurang baik – katekismus tersebut tidak lagi digunakan.

Bagaimana saya bisa menemukan katekismus tersebut? Begini ceritanya.

Tahun kemarin, saya ditugaskan untuk mempersiapkan lima orang anak dari rentang usia 10-22 tahun (mereka semua bersaudara) untuk menerima Sakramen Penguatan (dan juga Sakramen Tobat), tanpa diberikan waktu cukup lama untuk mempersiapkan materi. Masalahnya, ada satu anak berusia kurang lebih 10 tahun dan saya tidak punya cukup waktu untuk memisahkan dia dari kakak-kakaknya untuk memberikan pengajaran tersendiri yang disesuaikan dengan umurnya. FYI mereka semua orang Filipina. Selain itu, saya juga tidak punya cukup waktu untuk memastikan apakah mereka sudah memahami dasar-dasar iman Katolik dengan baik. Jadi, mudahnya saya asumsikan untuk mengajar mereka dari nol.

Singkat kata, saya mencoba mencari berbagai buku dan bahan tapi tidak ada yang memuaskan. Sampai akhirnya saya temukanlah Katekismus Baltimore, karena saya ingat dulu rasanya pernah melihat gambar (yang bentuknya seperti komik) yang menjelaskan iman Katolik secara sederhana. Berikut ini contohnya (sumber dari churchpop):

grace-1024x486via-flashingby-blogspot-com-2via-flashingby-blogspot-com-4via-mysecretatheistblog-com_via-wdtprs-com_x-05_bad-confession

(Update: Gambar Katekismus Baltimore yang lengkap bisa diakses di facebook page The Beauty of Catholicism)

Gambar-gambar di atas dapat ditemui dalam The New Saint Joseph Baltimore Catechism No. 2 (Edisi no 1 dari katekismus ini memiliki gambar ilustrasi yang berbeda dan lebih sederhana).

Katekismus Baltimore yang saya rekomendasikan ialah yang ini: Father McGuire New Baltimore Catechism no. 1 (silakan diklik untuk melihat isinya). Dan perkiraan saya, usia anak sekitar 8-11 tahun mungkin sudah bisa sedikit memahami isi katekismus tersebut (mohon maaf bila perkiraan usianya keliru, karena saya belum pernah menggunakan katekismus ini untuk mengajar anak di usia segitu).

Beberapa keunggulan Katekismus Baltimore:

Pertama, katekismus ini menggunakan model tanya-jawab, sehingga mudah dimengerti. Penjelasannya pun singkat-padat, namun tepat sasaran dan langsung ke intinya. Doa-doa dasar Katolik yang wajib dihafal pun tersedia di katekismus ini.

Kedua, dalam katekismus ini, setiap bab diawali oleh ilustrasi atau gambar yang dapat memudahkan orangtua dalam menjelaskan. Ilustrasinya pun menarik dan indah. Setidaknya bagi saya, ilustrasinya membuat saya betah untuk memandanginya dan membaca ulang katekismus tersebut. Berikut ini contohnya:

purpose-man-existence

catholic-church

four-marks

how-to-make-good-confession

prayer

why-i-am-catholic

Ketiga, katekismus baltimore ini paling efektif bila diajarkan dengan menggunakan metode hafalan. Hafalan itu sangat penting, terutama bagi anak yang belum terbiasa dengan penjelasan yang panjang. Mengingat apa yang harus dihafalkan tidak begitu panjang, maka hafalan ini berguna sebagai dasar untuk memasuki pembahasan iman yang lebih mendalam, tentunya disesuaikan dengan usia dan kemampuan anak dalam memahami. Tentunya ini hanya sebagai dasar, pemahaman iman anak harus terus dikembangkan dan diperdalam, jadi jangan menjadikan katekismus ini sebagai satu-satunya katekismus. Kalau bisa, arahkan juga untuk memahami Katekismus Gereja Katolik, bila usia anak sudah cukup.

Keempat, dalam katekismus ini juga terdapat word study, yang membantu anak memahami makna kosakata Katolik yang khas, seperti: sakramen, trinitas, malaikat, dst.

Kelima, katekismus ini terdiri dari empat buku, yang masing-masing disesuaikan dengan usia anak (dari usia calon penerima Komuni Pertama, Penguatan, hingga usia anak SMA yang telah menerima kedua sakramen tersebut).

Kekurangan katekismus baltimore ialah bahasanya bukan bahasa Indonesia, melainkan bahasa Inggris. Orangtua yang kemampuan bahasa Inggrisnya tidak begitu baik tentu akan cukup kesulitan dalam mengajar. Namun, bagi orangtua yang kemampuan bahasa inggrisnya baik, tentu ini bukan kendala. (Update: Terjemahan Katekismus Baltimore ada di Ekaristi.org)

Berikut ini saya berikan link beberapa katekismus yang berguna (sayangnya hanya ada edisi pertama yang tersedia online):

Nah, yang saya berikan di atas adalah file katekismus gratisan. Katekismus Baltimore yang sebenarnya (dalam versi cetak dari penerbit TAN Books) itu terdiri dari empat buku. Secara struktur topik pembahasannya sama (strukturnya terdiri dari syahadat, tujuh sakramen, sepuluh perintah Allah dan doa, termasuk Bapa Kami), hanya saja penjelasannya lebih mendalam karena nomor tersebut mencerminkan tingkatan usia:

Update 13 Oktober 2017

Bila anda hendak mengajarkan iman Katolik untuk anak-anak hingga usia remaja-dewasa awal, maka saya amat menganjurkan anda membeli The New Saint Joseph Baltimore Catechism No. 1 dan No. 2. Sebagai pelengkap, anda juga bisa membeli Our Holy Faith Series yang tidak hanya memuat katekismus Baltimore, melainkan juga mencakup penjelasan tentang sejarah Kitab Suci dan sejarah Gereja, Liturgi dan tahun liturgi. 

Saya akan mengakhiri tulisan ini dengan cerita berikut, yang sering saya dengar dan diceritakan oleh seorang imam.

Suatu ketika, ada seorang pria yang tumbuh dalam lingkungan yang Katolik, bersekolah di sekolah Katolik, menerima sakramen inisiasi dan menghafal katekismusnya. Kemudian dalam hidupnya ia mengalami permasalahan besar yang membuatnya memutuskan untuk bunuh diri. Lalu satu pertanyaan dari Katekismus Baltimore muncul dalam benaknya:

Mengapa Allah menciptakan saya?

Allah menciptakan saya untuk mengenal, mengasihi dan melayani-Nya dalam hidup ini dan berbahagia bersama-Nya di kehidupan selanjutnya.

Melalui pertanyaan inilah, ia mengurungkan niatnya bunuh diri.

Jadi, saudara-saudari terkasih, itulah peran katekismus: ia dapat menjadi alat Tuhan untuk menyelamatkan jiwa anda sekalian.

PS

Thanks to Nicholas Adityas yang telah memberikan link terjemahan Katekismus Baltimore termasuk gambar-gambarnya. Artikel ini sudah diupdate dengan menambahkan link keduanya.

Iklan

6 komentar

  1. Lynn Morrison · · Balas

    Terima kasih atas informasinya. Saya sudah mendapatkan naskhah The New St Joseph Baltimore Cathecism Jilid 1 dan 2 dari Amazon. Isi kandungannya sangat mudah dimengerti dan diguna untuk bahan pelajaran katekismus. Saya sudah menggunakan buku katekismus tersebut untuk mengajar katekumen yg sedang mendalami agama Katolik. Soalan soalan latihan juga tersedia untuk diskusi serta diikuti dengan nas nas Alkitab yg disertakan sekali dalam setiap matapelajaran yg ada. Semoga ada usaha untuk menterjemah buku ini ke dalam Bahasa Indonesia.
    Terima kasih dan Tuhan memberkati

    Suka

    1. Dear Lynn Morrison,

      Saya senang karena anda menggunakan katekismus tersebut! Dan komentar anda mengingatkan saya untuk mengupdate review katekismus baltimore dengan menambahkan sedikit keterangan mengenai The New St. Joseph Baltimore Catechism, dan juga Our Holy Faith Series (bisa dibaca updatenya di atas). Btw untuk terjemahan katekismus baltimore, sudah tersedia di sini: http://www.ekaristi.org/forum/viewtopic.php?t=10590

      Hanya saja memang belum ada penerbit yang mau menerjemahkan atau mencetak dalam bentuk buku. Semoga semakin banyak yang menggunakan katekismus tersebut dalam proses katekese untuk sakramen inisiasi.

      Salam,
      Cornelius

      Suka

  2. maaf, sy browsing cartoon-nya tidak ada yang utuh untuk menjelaskan katekismus baltimore. Jika ada info, bisa diberitahukan. terima kasih.

    Suka

    1. Tidak semua yang ditulis dalam Katekismus Baltimore dijelaskan dalam gambar kartun, namun yang ada saja sudah lebih dari cukup untuk mempermudah penjelasan.

      Suka

  3. yoyo nunu · · Balas

    sangat-sangat mendalam namun tidak berat. Mo nanya, dimana bisa mendapatkan baltimore catechism cartoon? makasih infonya.

    Suka

    1. Kalau maksudnya Katekismus yang memuat kartun tersebut, saya tidak tahu apakah dijual di amazon. Namun link-link di artikel tersebut sudah saya sediakan bagi yang ingin membeli Katekismus Baltimore.

      Suka

Pengunjung bertanggung jawab atas tulisannya sendiri. Semua komentar harus dilandasi oleh cinta kasih Kristiani. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu sebelum ditampilkan. Kami berhak untuk tidak menampilkan atau mengubah seperlunya semua komentar yang masuk.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: