Litani Sakramen Mahakudus

Corpus Christi Procession Medieval

Tuhan, kasihanilah kami.
Tuhan, kasihanilah kami.
Kristus, kasihanilah kami.
Kristus, kasihanilah kami.
Tuhan, kasihanilah kami;
Kristus, dengarkanlah kami.
Kristus, kabulkanlah doa kami.

Allah Bapa di surga, kasihanilah kami.
Allah Putra Penebus dunia,
Allah Roh Kudus,
Allah Tritunggal Kudus, Tuhan yang Mahaesa,

Roti Hidup yang turun dari surga, kasihanilah kami.
Allah dan Juruselamat yang tersamar,
Gandum para kaum terpilih,

Anggur yang membuahkan para perawan,
Roti kemakmuran dan keindahan kerajaan surga,
Kurban sepanjang masa,
Persembahan tak bernoda,
Anakdomba tak bercela,
Perjamuan termurni,
Makanan para malaikat,
Manna yang tersamar,
Peringatan kebesaran Allah,
Roti yang agung di atas segalanya,
Firman menjadi daging,
Hosti kudus,
Cawan berkat,
Misteri iman,
Sakramen teragung dan termulia,
Kurban tersuci,
Kemurahan bagi yang hidup dan yang mati,
Penawar surgawi bagi racun dosa,
Mukjizat paling mengagumkan,
Kenangan tersuci dari Sengsara Kristus,
Karunia yang mengatasi segala kepenuhan,
Peringatan terbesar akan kasih ilahi,
Kekayaan harta surgawi,
Misteri tersuci dan terluhur,
Obat kekekalan,
Sakramen mahabesar yang memberi hidup,
Roti menjadi daging berkat kemahakuasaan Firman,
Kurban tak berdarah,
Perjamuan sekaligus Tuan Rumah,
Perjamuan termanis,
Perjamuan yang dilayani oleh para malaikat,
Sakramen kesalehan,
Ikatan cinta kasih,
Imam dan Kurban,
Kemanisan rohani yang dicicip langsung dari asalnya,
Kelegaan jiwa-jiwa suci,
Bekal orang yang meninggal di dalam Tuhan,
Jaminan kemuliaan dalam kehidupan mendatang,

Berbelaskasihanlah kiranya,
sayangilah kami, ya Tuhan.
Berbelaskasihanlah kiranya,
kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

Dari penerimaan Tubuh dan Darah-Mu dengan tidak pantas,
           bebaskanlah kami.
Dari nafsu kedagingan,
Dari nafsu penglihatan,
Dari kesombongan hidup,
Dari segala kesempatan berdosa,
Berkat keinginan-Mu untuk merayakan perjamuan Paskah bersama murid-murid-Mu,
Berkat kerendahanhati-Mu yang mendalam ketika Engkau membasuh kaki mereka,
Berkat kasih-Mu yang menyala-nyala ketika Engkau menetapkan Sakramen ini,
Berkat Darah-Mu yang mulia yang telah Engkau tinggalkan bagi kami,
Berkat Lima Luka Suci-Mu yang telah Engkau terima untuk kami,

Kami para pendosa, dengarkanlah kami.
Agar Engkau berkenan menjaga dan menambahkan iman, penghormatan, dan devosi kami terhadap Sakramen ini,
Agar Engkau berkenan memimpin kami, melalui pengakuan dosa yang sejati, ke dalam penerimaan Ekaristi suci sesering mungkin,
Agar Engkau berkenan membebaskan kami dari segala kesesatan, kejahatan, dan kebutaan hati,
Agar Engkau berkenan menganugerahkan kepada kami buah-buah surgawi dari Sakramen Mahakudus ini,
Agar pada waktu kematian kami, Engkau berkenan menguatkan dan melindungi kami melalui bekal surgawi ini,

Anakdomba Allah yang menghapus dosa-dosa dunia,
sayangilah kami.
Anakdomba Allah yang menghapus dosa-dosa dunia,
kabulkanlah doa kami.
Anakdomba Allah yang menghapus dosa-dosa dunia,
kasihanilah kami.

Engkau memberikan mereka makan roti dari surga,
yang mengandung segala kesukaan.

Marilah berdoa.
Ya Allah, dalam Sakramen yang agung ini, Engkau meninggalkan bagi kami sebuah peringatan akan Sengsara-Mu. Kami mohon, agar dengan memuliakan misteri-misteri suci Tubuh dan Darah-Mu ini, kami dapat memperoleh buah penebusan-Mu. Engkau yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

*

[Sumber: P. Josephus Schneider, SJ. Manuale Sacerdotum, 1867]

Pengunjung bertanggung jawab atas tulisannya sendiri. Semua komentar harus dilandasi oleh cinta kasih Kristiani. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu sebelum ditampilkan. Kami berhak untuk tidak menampilkan atau mengubah seperlunya semua komentar yang masuk.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: