Santo Patrick dan Perisainya

 

Mungkin anda pernah mendengar tentang sebuah doa yang disebut St. Patrick’s Breastplate (selanjutnya akan diterjemahkan sebagai “Perisai Santo Patrick”). Doa tersebut berbunyi seperti ini: “Kristus bersamaku, Kristus di depanku, Kristus di belakangku, Kristus di dalam aku,…” dan seterusnya. Mungkin anda sudah pernah mendaraskannya beberapa kali, atau mungkin anda mempunyai kartu doanya. Mungkin, seperti saya, anda juga pernah berpikir bahwa Santo Patrick betul-betul memiliki sebuah perisai yang berukiran doa tersebut. Nah, apakah itu benar? Jika ya, mengapa ia perlu menggunakan perisai?

Berdasarkan apa yang kita tahu mengenai riwayat hidupnya berdasarkan tulisan-tulisannya—termasuk sebuah Pengakuan—Santo Patrick tidak memiliki latar belakang keluarga militer, dan dia juga tidak pernah berlatih ketentaraan. Sebelum ditahbiskan sebagai uskup, sang Rasul Irlandia ini hanyalah seorang budak remaja yang dikirim ke tanah para Druid untuk menggembalakan domba-domba. Jadi kita boleh menyimpulkan bahwa sejauh perisai dalam bentuk fisik, Santo Patrick tidak memilikinya.

Istilah asli yang diterjemahkan sebagai “perisai” (breastplate) adalah kata Latin “lorica“, yang secara harafiah berarti baju zirah atau perisai. Namun kata ini sebetulnya lebih merujuk kepada doa-doa pendek yang diukir pada perisai atau lempeng-lempeng baju zirah para ksatria, untuk didoakan sebelum maju perang. Jadi, perisai Santo Patrick ini sesungguhnya adalah bagian dari perlengkapan perang spiritual, seperti yang kita baca dalam Efesus 6:11-17.

Selanjutnya, walaupun memang betul bahwa Santo Patrick merupakan seorang pendoa yang konon suka berdoa seratus kali pada siang hari dan seratus kali lagi pada malam hari, tetapi mengapa ia merasa perlu menulis doa khusus untuk misinya di Irlandia?

Untuk menemukan jawabannya, kita perlu mengetahui sedikit tentang situasi hidup di masa santo ini.

Awal masa dewasa Santo Patrick merupakan era kejatuhan Kekaisaran Romawi di Eropa Barat, yang kemudian akan digantikan oleh Abad Pertengahan. Pada waktu itu, hampir seluruh benua Eropa sudah memeluk Kekristenan. Irlandia merupakan tanah pertama di luar teritori Greko-Romawi yang akan menerima penginjilan, dan orang-orang Abad Pertengahan menganggap misi ini amat penting karena Irlandia dianggap sebagai “ujung bumi” (bdk. Kisah Para Rasul 1:8), di mana di luar itu hanya ada hamparan lautan yang luas.

Maka tidaklah mengherankan jika Santo Patrick merancang sebuah “perisai”, sebab ia tentu menyadari tidak hanya pentingnya, melainkan juga bahaya dan kesulitan dari misi di tanah pagan asing itu. Ia menyadari adanya aktivitas setani yang misterius namun nyata di Irlandia pada masa itu, dan rupanya ia cukup bijak untuk tidak meremehkan kekuatan gelap.

Melalui lorica-nya, Allah menganugerahkan pria suci ini berkat dan perlindungan ilahi—baju zirah mistik yang hebat—dan pada akhirnya kemenangan Kekristenan atas Druidisme kuno.

Perisai Santo Patrick, atau Lorica Santo Patrick, adalah doa seruan yang kuat dan indah pada kekuatan surgawi melawan banyak hal jahat: dari tipu muslihat dan godaan-godaan iblis, hingga kebohongan ajaran sesat dan mantra-mantra sihir. Ancaman-ancaman ini masih ada hingga sekarang dalam berbagai bentuk, dan mungkin malah lebih berbahaya karena jauh lebih tersembunyi di dalam kesenangan-kesenangan duniawi, kebebasan yang palsu, dan kedamaian semu.

Di bawah ini adalah teks asli dan lengkap dari doa St. Patrick’s Breastplate atau Perisai Santo Patrick, diterjemahkan dari bahasa aslinya ke bahasa Inggris oleh Kuno Meyer, diambil dari buku “St. Patrick: His Confession and Other Works” karangan Romo Neil O’Donoghue. Terjemahan bebas ke dalam bahasa Indonesia oleh saya, Anne, untuk Lux Veritatis 7.

*  *  *

Aku bangkit hari ini

Melalui kekuatan perkasa, yaitu seruan kepada Trinitas,

Melalui iman akan Tritunggal,

akan Pencipta atas ciptaan.

Aku bangkit hari ini

Melalui kekuatan kelahiran Kristus dengan baptisan-Nya,

Melalui kekuatan penyaliban-Nya dengan penguburan-Nya,

Melalui kekuatan kebangkitan-Nya dengan kenaikan-Nya,

Melalui kekuatan kedatangan-Nya yang kedua untuk penghakiman di akhir zaman.

Aku bangkit hari ini

Melalui kekuatan cinta para kerubim,

Dalam ketaatan para malaikat,

Dalam pelayanan para malaikat agung,

Dalam pengharapan akan kebangkitan dan ganjaran surgawi,

Dalam doa-doa para bapa bangsa,

Dalam nubuat para nabi,

Dalam pewartaan para rasul,

Dalam iman para saksi,

Dalam kemurnian para perawan suci,

Dalam karya orang-orang benar.

Aku bangkit hari ini

Melalui kekuatan surga,

Cahaya matahari,

Kecemerlangan bulan,

Kemeriahan api,

Kecepatan kilat,

Kelincahan angin,

Kedalaman lautan,

Ketegaran bumi,

Kekokohan batu karang.

Aku bangkit hari ini

Melalui kekuatan Allah untuk mengarahkan aku,

Keperkasaan Allah untuk menyokong aku,

Kebijaksanaan Allah untuk membimbing aku,

Mata Allah untuk mengawasiku,

Telinga Allah untuk mendengarku,

Perkataan Allah untuk berbicara bagiku,

Tangan Allah untuk menjagaku,

Perisai Allah untuk melindungiku,

Balatentara Allah untuk menyelamatkan aku,

Dari jerat setan,

Dari godaan jahat,

Dari semua orang yang mengharapkan kemalanganku,

di tempat yang jauh dan dekat,

seorang diri maupun dalam kelompok.

Hari ini aku memanggil

Seluruh kekuasan ini untuk menghadang kejahatan

Melawan segala kekuatan kejam dan bengis

yang mungkin melawan tubuh dan jiwaku,

Melawan jampi-jampi para nabi palsu,

Melawan hukum-hukum gelap paganisme,

Melawan ajaran-ajaran sesat,

Melawan tipu daya penyembah berhala,

Melawan mantra-mantra para penyihir,

Melawan segala pengetahuan yang merusak tubuh dan jiwa manusia.

Kristus akan melindungi aku hari ini

Terhadap racun, terhadap bakaran api,

Terhadap tenggelam, terhadap perlukaan,

Supaya boleh datang bagiku kelimpahan anugerah.

Kristus bersamaku,

Kristus di depanku,

Kristus di belakangku,

Kristus di dalam aku,

Kristus di bawahku,

Kristus di atasku,

Kristus di sisi kananku,

Kristus di sisi kiriku,

Kristus saat aku berbaring,

Kristus saat aku duduk,

Kristus saat aku berdiri,

Kristus dalam hati setiap orang yang memikirkan aku,

Kristus dalam mulut setiap orang yang berbicara tentang aku,

Kristus dalam setiap mata yang melihat aku,

Kristus dalam setiap telinga yang mendengar aku.

Aku bangkit hari ini

Melalui kekuatan perkasa, yaitu seruan kepada Trinitas,

Melalui iman akan Tritunggal,

akan Pencipta dari ciptaan.

*  *  *

I arise today

Through a mighty strength, the invocation of the Trinity,

Through belief in the Threeness,

Through confession of the Oneness

of the Creator of creation.

I arise today

Through the strength of Christ’s birth with His baptism,

Through the strength of His crucifixion with His burial,

Through the strength of His resurrection with His ascension,

Through the strength of His descent for the judgment of doom.

I arise today

Through the strength of the love of cherubim,

In the obedience of angels,

In the service of archangels,

In the hope of resurrection to meet with reward,

In the prayers of patriarchs,

In the predictions of prophets,

In the preaching of apostles,

In the faith of confessors,

In the innocence of holy virgins,

In the deeds of righteous men.

I arise today

Through the strength of heaven,

The light of the sun,

The radiance of the moon,

The splendor of fire,

The speed of lightning,

The swiftness of wind,

The depth of the sea,

The stability of the earth,

The firmness of rock.

I arise today

Through God’s strength to pilot me,

God’s might to uphold me,

God’s wisdom to guide me,

God’s eye to look before me,

God’s ear to hear me,

God’s word to speak for me,

God’s hand to guard me,

God’s shield to protect me,

God’s host to save me

From snares of devils,

From temptation of vices,

From everyone who shall wish me ill,

afar and near,

alone and in a multitude.

I summon today

All these powers between me and those evils,

Against every cruel and merciless power

that may oppose my body and soul,

Against incantations of false prophets,

Against black laws of pagandom,

Against false laws of heretics,

Against craft of idolatry,

Against spells of witches and smiths and wizards,

Against every knowledge that corrupts man’s body and soul.

Christ to shield me today

Against poison, against burning,

Against drowning, against wounding,

So that there may come to me an abundance of reward.

Christ with me,

Christ before me,

Christ behind me,

Christ in me,

Christ beneath me,

Christ above me,

Christ on my right,

Christ on my left,

Christ when I lie down,

Christ when I sit down,

Christ when I arise,

Christ in the heart of every man who thinks of me,

Christ in the mouth of everyone who speaks of me,

Christ in every eye that sees me,

Christ in every ear that hears me.

I arise today

Through a mighty strength, the invocation of the Trinity,

Through belief in the Threeness,

Through confession of the Oneness

of the Creator of creation.

*  *  *

Sumber:

O’Donaghue, Fr. Neil Xavier. St. Patrick: His Confession and Other Works. New Jersey, 2009: Catholic Book Publishing Corp.

Pengunjung bertanggung jawab atas tulisannya sendiri. Semua komentar harus dilandasi oleh cinta kasih Kristiani. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu sebelum ditampilkan. Kami berhak untuk tidak menampilkan atau mengubah seperlunya semua komentar yang masuk.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: