Arti Persahabatan Menurut Paus Benediktus XVI

Jesus and The Disciples Going To Emmaus by Gustave Dore

Apa itu persahabatan? Idem velle, idem nolle – menginginkan dan menolak hal yang sama : ini adalah persahabatan pada masa lampau. Persahabatan adalah persekutuan pikiran dan kehendak . Tuhan terus mengatakan hal yang sama kepada kita : “Aku mengenal milikku dan milikku mengenal aku” (Yoh 10:14). Sang Gembala menyebut miliknya dengan nama (bdk Yoh 10:3). Ia mengenal saya melalui nama. Saya bukan sekedar ciptaan tak bernama di dalam ketidakterhinggaan alam semesta. Ia mengenal saya secara pribadi. Apakah saya mengenal-Nya? Persahabatan yang ia limpahkan pada saya hanya dapat berarti bahwa saya juga berusaha mengenal Dia dengan lebih baik; dalam Kitab Suci, dalam sakramen-sakramen, dalam doa, dalam persekutuan para kudus, dalam orang-orang yang datang pada saya yang dikirim oleh-Nya, saya berusaha semakin mengenal Tuhan.

Persahabatan bukan sekedar mengenal seseorang, diatas segalanya, persahabatan adalah persatuan kehendak. Ini berarti kehendak saya bertumbuh semakin sesuai dengan kehendak-Nya. Karena kehendak-Nya bukanlah sesuatu yang berasal dari luar dan asing bagi saya, sesuatu yang kurang lebih [membuat] saya rela patuh atau menolak taat padanya. Tidak, dalam persahabatan, kehendak saya bertumbuh bersama kehendak-Nya, dan kehendak-Nya menjadi milik saya : inilah cara bagaimana saya sungguh menjadi diri sendiri.

Selain persatuan pikiran dan kehendak, Tuhan menyebutkan unsur ketiga yang baru : ia memberikan hidupnya bagi kita (bdk Yoh 15:13; 10:15). Tuhan, tolong saya untuk semakin mengenal Engkau. Bantu saya untuk menjadi satu dengan kehendak-Mu. Bantu saya untuk menjalani kehidupan saya bukan untuk diri saya, tapi dalam persatuan dengan-Mu dan menghidupinya bagi orang lain. Tolong saya untuk menjadi lebih dari sekedar teman-Mu.

Paus Benediktus XVI

Homily on the Feast of Saints Peter and Paul

Saint Peter’s Basilica, 29 June 2011

Gambar : “Jesus and The Disciples Going to Emmaus”, Gustave Dore,

Pengunjung bertanggung jawab atas tulisannya sendiri. Semua komentar harus dilandasi oleh cinta kasih Kristiani. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu sebelum ditampilkan. Kami berhak untuk tidak menampilkan atau mengubah seperlunya semua komentar yang masuk.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: