Simbolisme dalam Seni Katolik : Ikan

Ikan Kristus

Artikel berikut di copy/paste dari page Gereja Katolik ditulis oleh Admin Deo Duce

Selamat hari Minggu, sahabat-sahabat GK yang terkasih.

Saya yakin banyak dari kita sudah pernah melihat simbol ikan ini. Mungkin kita langsung teringat akan kisah mukjizat 5 roti dan 2 ikan, pekerjaan beberapa rasul Kristus sebagai nelayan, atau peristiwa penampakan Kristus di tepi Danau Galilea setelah kebangkitan-Nya, di mana Ia mengajak murid-murid-Nya untuk sarapan ikan. Memang banyak sekali kisah-kisah Perjanjian Baru yang melibatkan ikan.

Tentu kesemuanya itu tidak salah. Namun dalam artikel ini saya ingin membahas simbol ikan secara khusus sebagai simbol Kristus sendiri.

IKAN sebagai simbol Kristus merupakan salah satu simbol Kristen paling tua dalam sejarah. Catatan tertua mengenai penggunaan simbol ini ditulis oleh Clement dari Alexandria (lahir sekitar tahun 150 M) yang menyarankan agar orang percaya menandai surat-surat atau rumah mereka dengan lambang burung merpati atau ikan. Kegunaannya adalah untuk menandai tempat-tempat pertemuan atau makam orang Kristen, atau untuk mengetahui apakah orang asing yang ditemui adalah seorang Kristen atau bukan. Ingat bahwa pada masa itu, jemaat Gereja Perdana masih dalam bahaya dikejar-kejar oleh Kekaisaran Roma, sehingga ikan dijadikan simbol rahasia orang Kristen.

Clement tidak memberikan penjelasan apapun mengenai maknanya, sehingga dapat disimpulkan bahwa orang-orang pada masa itu sudah lama mengetahui arti di balik simbol ikan, jauh sebelum Clement dari Alexandria lahir.

Ikan dalam bahasa Yunani disebut Ichthys. Secara kebetulan, akronim ICHTHYS juga berarti “Iesous Christos Theou Yios Soter”, yang berarti “Yesus Kristus, Putera Allah, Sang Penyelamat”. Bagi orang Kristen kuno, simbol ikan merupakan sebuah pengakuan iman singkat akan status ke-Allah-an Yesus, Penebus dunia. Karena itulah jemaat Kristen kuno sering menyebut diri mereka “ikan-ikan kecil”, seperti ditulis oleh Bapa Gereja Tertullianus: “Kami, ikan-ikan kecil, menurut citra Sang Ichthys, Yesus Kristus, dilahirkan [kembali] dalam air.”

Sekitar abad kedua, simbol ikan kadang-kadang dimodifikasi menjadi lumba-lumba. Tidak ada catatan khusus mengenai arti simbol lumba-lumba ini, namun diduga karena lumba-lumba dianggap sebagai hewan yang bersahabat dengan manusia.

Berikut ini saya sertakan contoh simbol ikan sederhana dengan tulisan ICHTHYS, juga sebuah lempengan bergambar ikan pada Katakombe (makam kuno) Domitilla.

==========================

-Deo Duce

PS

Koreksi gambar pertama dari member Gregorius Aditya :

Abjad Yunani yang benar adalah ΙΧΘΥΣ (iota-chi-theta-upsilon-sigma) bukan ΙΧΘΨΣ (iota-chi-theta-psi-sigma). Υ (Upsilon) dan Ψ (Psi) adalah 2 abjad Yunani yang berbeda.  ΙΧΘΥΣ=Ichtys (yang berarti ikan)
Cara bacanya : 
I=I 
X=Ch 
Θ=Th
Y=Y
Σ=S

One comment

  1. Chepty Gosal · · Balas

    Syallom Luxveritas..
    tks untk artikel2nya yang sangat luar biasa….
    GBU

Pengunjung bertanggung jawab atas tulisannya sendiri. Semua komentar harus dilandasi oleh cinta kasih Kristiani. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu sebelum ditampilkan. Kami berhak untuk tidak menampilkan atau mengubah seperlunya semua komentar yang masuk.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: