7 Kutipan Katolik

Pope Francis Quote

“Kita tidak bisa menjadi orang Kristen paruh waktu. Kita harus menghidupi iman kita setiap saat dalam setiap harinya” – Paus Fransiskus

“Jalan Tuhan adalah jalan kerendahan hati, jalan yang berakhir pada Salib. Itulah sebabnya akan selalu ada kesulitan dan penganiayaan. Akan selalu ada, karena Ia telah melalui jalan ini terlebih dahulu sebelum kita…Engkau tidak dapat memisahkan salib dari jalan Yesus, itu selalu ada di sana.” – Paus Fransiskus

“Mengikuti Yesus, hanya itu: pergi bersama-Nya karena cinta, di belakang-Nya: dalam perjalanan yang sama, dalam jalur yang sama. Dan roh dunia ini tidak akan menerimanya dan akan membuat kita menderita, tetapi menderita seperti yang Yesus lakukan. Mari meminta rahmat: untuk mengikuti Yesus di jalan yang telah Ia tunjukkan kepada kita dan yang telah Ia ajarkan kepada kita. Hal ini indah, karena ia tidak pernah meninggalkan kita. Tidak pernah! Ia selalu bersama kita.” – Paus Fransiskus

“Jika kita membiarkan Kristus masuk ke dalam hidup kita, kita tidak kehilangan apa-apa, tidak sama sekali, benar-benar bukan apa-apa yang membuat hidup bebas, indah, dan hebat. Tidak! Hanya dalam persahabatan inilah potensi besar keberadaan manusia diungkapkan. Hanya dalam persahabatan inilah kita mengalami keindahan dan pembebasan … Ketika kita menyerahkan diri kita kepadanya, kita menerimanya beratur-ratus kali lipat. Ya, bukalah, bukalah lebar-lebar pintu kepada Kristus – dan engkau akan menemukan hidup yang sesungguhnya. ” – Paus Benediktus XVI

“Kita tidak didekatkan pada Tuhan dengan rantai besi, tetapi dengan atraksi yang manis dan inspirasi suci.” – St. Fransiskus de Sales

“Ada tiga hal penting untuk keselamatan manusia, yaitu: mengetahui apa yang harus ia yakini, yang ia inginkan, dan yang harus ia lakukan.” – St. Thomas Aquinas

“Tritunggal adalah jawaban dari pertanyaan Plato. Jika hanya ada satu Allah, apakah yang Ia pikirkan? Ia memikirkan pemikiran kekal; yaitu, Anak-Nya yang Kekal. Jika hanya ada satu Allah, siapakah yang Ia kasihi? Ia mengasihi Putra-Nya, dan kasih timbal balik itu adalah Roh Kudus. Saya sangat percaya bahwa filsuf besar itu sedang meraba-raba tentang misteri Tritunggal, karena pikiran hebatnya tampak dalam beberapa cara kecil untuk menduga-duga bahwa makhluk tak terbatas harus memiliki sangkut paut dengan pemikiran dan cinta dan bahwa Allah tidak dapat dipahami tanpa berpikir dan cinta. Namun, hal itu tidak terjadi sampai saatnya Sang Firman menjadi manusia sehingga manusia tahu rahasia hubungan mereka dan kehidupan batin Allah.” — Archbishop Fulton Sheen (The Divine Romance)

Pengunjung bertanggung jawab atas tulisannya sendiri. Semua komentar harus dilandasi oleh cinta kasih Kristiani. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu sebelum ditampilkan. Kami berhak untuk tidak menampilkan atau mengubah seperlunya semua komentar yang masuk.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: