Kebiasaan Buruk dan Dosa-dosa lain yang Menyedihkan Sekali

1 T. Apa itu kebiasaan buruk?

J. Kebiasaan buruk adalah disposisi buruk dari pikiran untuk melalaikan yang baik dan melakukan yang buruk, muncul dari pengulangan yang sering akan tindakan-tindakan buruk

2 T. Apa perbedaan antara dosa dan kebiasaan buruk?

J. Antara dosa dan kebiasaan buruk ada perbedaan ini, yaitu dosa adalah tindakan yang berlalu, sementara kebiasaan buruk adalah kebiasaan yang buruk, yang diderita secara berkelanjutan dengan jatuh ke dalam suatu dosa

3 T. Apa saja kebiasaan buruk yang disebut dosa pokok?

J. Kebiasaan buruk yang disebut dosa pokok ada 7 : Kesombongan, ketamakan,  hawa nafsu, kemurkaan, kerakusan, iri hati, kemalasan.

4 T. Bagaimana dosa pokok ditaklukkan?

J. Dosa pokok dapat ditaklukkan dengan melakukan kebajikan yang bertentangan dengannya : Karenanya kesombongan dikalahkan oleh kerendahan hati; ketamakan dengan kemurahan hati; hawa nafsu dengan kemurnian; kemurkaan dengan kesabaran; kerakusan dengan pantang; iri hati dengan kasih persaudaraan; kemalasan dengan ketekunan dan semangat dalam melayani Allah

5 T. Mengapa kebiasaan buruk ini disebut dosa pokok?

J. Mereka disebut dosa pokok karena mereka adalah kepala dan sumber dari banyak kebiasaan buruk dan dosa-dosa lainnya

6 T. Ada berapa banyak dosa menghujat Roh Kudus?

J. Dosa menghujat Roh Kudus ada 6 : (1) Putus asa akan keselamatan; (2) Sombong karena diselamatkan tanpa upah; (3) Melawan kebenaran yang diketahui; (4) Cemburu akan rahmat orang lain; (5) Berada dalam dosa dengan keras kepala; (6) Ketidakbertobatan akhir

7 T. Mengapa dosa-dosa ini secara khusus dikatakan menghujat Roh Kudus?

J. Dosa-dosa ini secara khusus disebut menghujat Roh Kudus karena mereka dilakukan melalui kebencian murni, yang bertentangan dengan kebaikan, atribut khusus dari Roh Kudus

8 T. Dosa-dosa mana yang dikatakan berseru kepada Allah demi pembalasan?

J. Dosa-dosa yang dikatakan berseru kepada Allah demi pembalasan ada empat : (1) Pembunuhan yang disengaja; (2) Dosa sodomi; (3) Penindasan orang miskin; (4) Menipu pekerja dari upah mereka

9 T. Mengapa dosa-dosa ini disebut berseru kepada Allah demi pembalasan?

J. Dosa-dosa ini disebut berseru kepada Allah demi pembalasan karena kejahatannya begitu besar dan terlihat sehingga menyebabkan Allah menhukum mereka dengan hukuman yang paling berat

AKHIR DARI KATEKISMUS PIUS X

%d blogger menyukai ini: