Sabda Bahagia

1 T. Sebutkan sabda bahagia

J. Terdapat delapan sabda bahagia : (1) Berbahagialah mereka yang memiliki roh kemiskinan, sebab Kerajaan surga menjadi milik mereka (2) Berbahagialah mereka yang lembut hatinya, sebab mereka akan memiliki negri (3) Berbahagialah mereka yang meratap, karena mereka akan dihibur (4) Berbahagialah mereka yang lapar dan haus akan kebenaran, sebab mereka akan dipuaskan (5) Berbahagialah mereka yang murah hati, sebab mereka akan memperoleh kemurahan (6) Berbahagialah mereka yang murni hatinya, sebab mereka akan melihat Allah (7) Berbahagialah mereka yang berkarya untuk perdamaian, sebab mereka akan dinamakan anak-anak Allah (8) Berbahagialah mereka yang dianiaya karena kebenaran, sebab Kerajaan Surga adalah milik mereka

2 T. Mengapa Yesus Kristus mengajukan Sabda Bahagia kepada kita?

J. Yesus Kristus mengajukan Sabda Bahagia pada kita untuk membuat kita membenci prinsip dasar dunia, dan untuk mengundang kita mencintai dan melaksanakan prinsip dasar injil

3 T. Siapakah mereka yang dunia sebut berbahagia?

J. Dunia menyebut mereka berbahagia yang berlimpah dalam kekayaan dan rasa hormat, yang menuntun kehidupan yang menyenangkan, dan yang tidak pernah bertemu dengan penderitaan

4 T. Siapakah mereka yang memiliki roh kemiskinan yang disebut Yesus Kristus berbahagia?

J. Mereka yang memiliki roh kemiskinan adalah, menurut Injil, mereka yang hatinya dipisahkan dari kekayaan; yang memanfaatkan yang baik dari kekayaan yang seharusnya mereka miliki; yang tidak mencarinya dengan seksama, bila mereka tidak memilikinya; dan mereka yang mengalami kehuilangan hal-hal tersebut dengan kesabaran hati ketika kekurangan hal tersebut.

5 T. Siapakah yang lembut hatinya?

J. Mereka yang lembut hatinya adalah mereka yang bertindak dengan lembut terhadap sesama mereka, menanggung dengan sabar kelemahan mereka, dan menerima hinaan dan luka yang mereka terima darinya tanpa perdebatan, kebencian, atau pembalasan

6 T. Siapakah mereka yang meratap, namun disebut berbahagia?

J. Mereka yang meratap namun disebut berbahagia adalah mereka yang menderita kesengsaraan dengan kesabaran hati, dan mereka yang meratapi dosa-dosa yang mereka lakukan, hal-hal jahat dan skandal yang berkuasa di dunia, terhadap surga karena ia begitu jatuh, dan terhadap bahaya akan kehilangannya

7 T. Siapakah mereka yang lapar dan haus akan kebenaran?

J. Mereka yang lapar dan haus akan kebenaran adalah mereka yang dengan bersemangat menghendaki untuk setiap hari semakin bertambah dalam rahmat ilahi dan dalam pelaksanaan perbuatan baik dan penuh kebajikan

8 T. Siapakah mereka yang bermurah hati?

J. Mereka yang murah hati adalah mereka yang mencintai sesama dalam Allah dan demi Allah, berbela rasa terhadap penderitaanya, rohani dan jasmani, dan berusaha keras untuk menolong sesuai sarana dan posisi mereka

9 T. Siapakah yang murni hatinya?

J. Mereka yang murni hatinya adalah mereka yang mempertahankan tidak adanya afeksi bagi dosa dan menyendiri darinya, dan menghindari ketidakmurnian diatas segalanya

10 T. Siapakah yang berkarya demi perdamaian?

J. Mereka yang berkarya demi perdamaian adalah mereka yang memelihara damai dengan sesama dan diri mereka, dan yang berusaha keras membawa dawai dan persekutuan diantara mereka yang berbeda

11 T. Siapakah mereka yang dianiaya karena kebenaran?

J. Mereka yang dianiaya karena kebenaran adalah mereka yang dengan sabar menanggung ejekan, celaan, dan penyiksaan demi iman dan hukum Yesus Kristus

12 T. Apa yang dimaksudkan oleh hadiah yang berbeda yang dijanjikan Yesus Kristus dalam Sabda Bahagia?

J. Berbagai hadiah yang dijanjikan Yesus Kristus dalam Sabda Bahagia menandakan dibawa nama yang berbeda kemuliaan kekal surga

13 T. Apakah Sabda Bahagia memperoleh bagi kita hanya kemuliaan surga saja?

J. Sabda Bahagia tidak hanya memperoleh agi kita kemuliaan surga, tapi juga sarana yang mengarah pada kehidupan bahagia, sejauh hal ini mungkin terjadi di bumi

14 T. Apakah mereka yang mengikuti jalan Sabda Bahagia menerima hadiah di kehidupan ini?

J. Ya tentu; mereka yang mengikuti jalan Sabda Bahagia menerima hadiah bahkan dalam kehidupan ini, sejauh mereka menikmati kedamaian batin dan kepuasan, yang adalah awal, walaupun tidak sempurna, dari kebahagiaan surga

15 T. Bisakah mereka yang mengikuti prinsip dasar dunia disebut sungguh berbahagia?

J. Tidak, karena mereka tidak memiliki damai sejati bagi jiwa, dan berada dalam bahaya kehilangannya secara kekal.

Pengunjung bertanggung jawab atas tulisannya sendiri. Semua komentar harus dilandasi oleh cinta kasih Kristiani. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu sebelum ditampilkan. Kami berhak untuk tidak menampilkan atau mengubah seperlunya semua komentar yang masuk.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: