Pasal Kesembilan dari Syahadat

Gereja secara umum 

T. Apa yang diajarkan pasal kesembilan kepada kita : Gereja Katolik yang Kudus, Persekutuan Para Kudus?

J. Pasal kesembilan dari syahadat mengajarkan kita bahwa Yesus Kristus mendirikan masyarakat yang kelihatan di bumi yang disebut Gereja Katolik, dan agar semua orang yang menjadi anggota Gereja ini berada dalam persekutuan satu sama lain.

2 T. Mengapa segera setelah pasal yang membahas tentang Roh Kudus, disebutkan tentang Gereja Katolik?

J. Segera setelah pasal yang membahas Roh Kudus disebutkan tentang Gereja Katolik untuk menunjukkan bahwa Kekudusan Gereja berasal dari Roh Kudus, yang adalah Pencipta segala kekudusan

T. Apa arti kata Gereja?

J. Kata Gereja berarti sebuah pengerahan atau kumpulan banyak orang

T. Siapa yang telah mengadakan pertemuan atau memanggil kita ke dalam Gereja Yesus Kristus?

J. Kita telah dipanggil ke dalam Gereja Yesus Kristus oleh rahmat khusus Allah, sampai akhir, agar melalui terang iman dan ketaatan kepada hukum ilahi, kita memberikan penyembahan yang pantas kepada-Nya, dan memperoleh kehidupan kekal.

T. Dimanakah para anggota Gereja ditemukan?

J. Para anggota Gereja ditemukans ecara sebagian di surga, yang membentuk Gereja yang Jaya; sebagian di Api Penyucian, membentuk Gereja yang menderita; sebagian lagi di bumi, membentuk Gereja Militan.

T. Apakah bagian-bagian yang berbeda dari Gereja membentuk Gereja yang tunggal?

J. Ya, bagian-bagian Gereja yang berbeda membentuk satu Gereja dan satu tubuh karena mereka memiliki Kepala yang sama, Yesus Kristus, Roh yang sama yang menghidupkan dan menyatukan mereka, dan tujuan akhir yang sama, kebahagiaan kekal, yang sudah dinikmati oleh sebagian dari mereka dan yang masih diharapkan.

T. Pasal kesembilan ini menunjuk kepada bagian Gereja yang mana?

A. Pasal kesembilan ini menunjuk kepada Gereja militan, yang adalah Gereja dimana kita secara nyata menjadi anggotanya.

Gereja secara khusus 

T. Apa itu Gereja Katolik?

J. Gereja Katolik adalah Kesatuan atau Kongregasi dari semua terbaptis yang, masih hidup di dunia, meyakini Iman yang sama dan Hukum Yesus Kristus yang sama, berpartisipasi dalam Sakramen-Sakramen yang sama, dan mematuhi Gembala mereka yang sah, terutama Paus Roma.

T. Nyatakan dengan jelas, apa yang diperlukan untuk menjadi anggota Gereja?

J. Untuk menjadi anggota Gereja adalah perlu untuk dibaptis, percaya dan mengakui ajaran Yesus Kristus, berpartisipasi dalam sakramen-sakramen yang sama, dan mengakui Paus dan para pastor yang sah dari Gereja.

10 T. Siapakah para pastor yang sah dari Gereja?

J. Para pastor yang sah dari Gereja adalah Uskup Roma, yaitu Paus, yang adalah Gembala Tertinggi, dan para Uskup. Imam-imam lain juga, dan khususnya Imam paroki, yang berbagi dalam jabatan pastoral, tunduk kepada Uskup dan Paus.

11 T. Mengapa kamu berkata bahwa Uskup Roma adalah Gembala Gereja Tertinggi?

J. Karena Yesus Kristus berkata kepada St. Petrus, Paus pertama :”Engkau adalah Petrus, dan diatas batu karang ini Aku akan mendirikan Gereja-Ku, dan Aku akan memberikan kunci Kerajaan Surga, dan apapun yang kamu ikat di bumi akan terikat juga di surga, dan apapun yang kamu lepaskan di bumi akan dilepaskan juga di surga”. Dan lagi :”Gembalakanlah domba-dombaku, gembalakanlah domba-Ku”

12 T. Banyaknya komunitas orang-orang yang terbaptis tapi tidak mengakui Paus Roma sebagai Kepala mereka [apakah kemudian] tidak merupakan milik Gereja Yesus Kristus?
J. Tidak, mereka yang tidak mengakui Paus Roma sebagai kepala mereka tidak menjadi milik Gereja Yesus Kristus.

13 T. Bagaimana Gereja Yesus Kristus dibedakan dari berbagai komunitas atau sekte yang didrikan oleh manusia-manusia, dan [yang] menyebut diri mereka sendiri Kristen?

J. Dari berbagai komunitas dan sekte yang didirikan manusia-manusia dan [yang] menyebut diri mereka sendiri Kristen, Gereja Kristus dengan mudah dibedakan oleh empat tanda: Dia adalah Satu, Kudus, Katolik dan Apostolik.

14 T. Mengapa Gereja disebut Satu?

J. Gereja sejati disebut Satu, karena anak-anaknya dari semua umur dan dari semua tempat bersatu bersama dalam iman yang sama, dalam penyembahan yang sama, dalam hukum yang sama; dan dalam partisipasi sakramen-sakramen yang sama, dibawah Kepala kasat mata yang sama, Paus Roma.

15 T. Tidakkah bisa ada beberapa Gereja?

J. Tidak, tidak bisa ada lebih dari satu Gereja; seperti karena hanya ada satu Allah, satu Iman dan satu Baptisan, [karena itu] hanya bisa ada satu Gereja sejati.

16 T. Tapi bukankah umat dari seluruh Bangsa atau Keuskupan juga disebut sebuah Gereja?

A. Umat dari seluruh Bangsa atau Keuskupan juga dipanggil sebuah Gereja, tapi mereka selalu tetap merupakan bagian-bagian dari Gereja Universal dan membentuk hanya satu Gereja dengannya.

17 T. Kenapa Gereja sejati disebut Kudus?

J. Gereja sejati disebut Kudus karena kuduslah Kepalanya yang tak kasat mata, Yesus Kristus; kuduslah banyak anggotanya; kuduslah imannya, hukumnya, sakramen-sakramennya; dan diluar dia (Gereja) tidak ada dan tidak dapat ada kekudusan sejati.

18 T. Kenapa Gereja disebut Katolik?

J. Gereja sejati disebut Katolik, atau Universal, karena dia memeluk para umat diseluruh masa, seluruh tempat, seluruh umur dan kondisi; dan semua orang dipanggil untuk menjadi milknya (Gereja).

19 T. Kenapa Gereja disebut Apostolik?

J. Gereja sejati juga disebut Apostolik karena dia menuju ke masa yang lalu tanpa terputus dari para Rasul (Apostles); karena dia meyakini dan mengajarkan semua yang diyakini dan diajarkan para rasul; karena dia dituntun dan diperintah oleh penerus-penerus mereka (para rasul) yang sah.

20 T. Dan kenapa Gereja sejati disebut Roma?

J. Gereja sejati disebut Roma, karena keempat tanda Kesatuan, Kekudusan, Kekatolikan dan Keapostolikan ditemukan hanya di Gereja yang mengakui sebagai Kepala Uskup Roma, Penerus St. Petrus.

21 T.  Apa yang mendirikan Gereja Yesus Kristus?
J. Gereja Yesus Kristus telah didirikan sebagai sebuah Masyarakat yang sejati dan sempurna; dan di dalamnya kita bisa membedakan jiwa dan tubuh

22 T.  Terdiri dari apakah Jiwa Gereja?

J. Jiwa Gereja terdiri dari pemberian spiritual dan internal di dalamnya, yaitu iman, harapan, kasih, karunia-karunia rahmat dan karunia Roh Kudus, bersama dengan segala harta karun surgawi yang adalah milik Gereja melalui jasa-jasa Penebus kita, Yesus Kristus, dan jasa para Kudus.

23 T. Terdiri dari apakah Tubuh Gereja?

J. Tubuh Gereja terdiri dari aspek eksternal dan aspek yang kelihatan, yaitu asosiasi para anggotanya, dalam penyembahannya, di dalam kuasa mengajarknya dan dalam aturan eksternal dan pemerintahannya.

24 T. Untuk diselamatkan, apakah cukup menjadi anggota apapun dari Gereja Katolik?

J. Tidak, untuk diselamatkan tidaklah cukup menjadi anggota apapun dari Gereja Katolik; adalah perlu untuk menjadi anggota yang hidup.

25 T. Siapakah anggota Gereja yang hidup?

J. Anggota Gereja yang hidup adalah orang yang terbenarkan, dan hanya mereka, yaitu mereka yang sesungguhnya berada dalam rahmat Allah.

26 T. Dan siapakah anggota yang mati?

J. Anggota Gereja yang mati adalah umat beriman yang berada dalam kondisi dosa berat.

27 T. Bisakah seseorang diselamatkan diluar Gereja Roma, Apostolik dan Katolik?

J. Tidak, tidak seorangpun bisa diselamatkan diluar Gereja Roma, Katolik, Apostolik, sama seperti tidak seorangpun dapat diselamatkan dari banjir diluar Kapal Nabi Nuh, yang adalah figur Gereja.

28 T. Bagaimana para patriak, para nabi, dan manusia lain yang terbenarkan dari Perjanjian Lama, diselamatkan?

J. Orang-orang benar dari Perjanjian Lama diselamatkan berkat iman yang mereka miliki dalam Kristus yang akan datang, melalui hal ini mereka secara spiritual berada dalam Gereja.

29 T. Tapi bila seorang manusia, bukan karena kesalahannya sendiri berada diluar Gereja, bisakah ia diselamatkan?

J. Bila ia berada diluar Gereja bukan karena kesalahannya, yaitu, bila ia berada dalam iman yang baik, dan bila ia telah menerima baptisan, atau paling tidak memiliki keinginan implisit terhadap baptisan; dan bila, terlebih, ia dengan tulus mencari kebenaran dan melakukan kehendak Allah sebaik yang ia bisa, manusia seperti itu memang terpisah dari tubuh Gereja, tapi disatukan ke dalam jiwa Gereja dan secara konsekuen berada pada jalan keselamatan.

30 T. Anggaplah manusia tersebut adalah anggota Gereja Katolik, tapi tidak menerapkan ajaran Gereja ke dalam praktek, akankah ia diselamatkan?

J. Ia yang merupakan anggota Gereja Katolik dan tidak menaruh ajarannya ke dalam praktek adalah anggota yang mati, dan karenanya tidak akan diselamatkan; karena untuk menuju keselamatan orang dewasa tidak hanya baptisan dan iman yang diperlukan, tapi juga pekerjaan yang dilakukan dengan iman.

31 T. Apakah kita wajib mempercayai semua kebenaran yang Gereja ajarkan pada kita?

J.  Ya, kita wajib mempercayai semua kebenaran yang Gereja ajarkan pada kita, dan Yesus Kristus mendeklarasikan bahwa ia yang tidak percaya sudah terkutuk.

32 T. Apakah kita juga wajib untuk melakukan semua perintah Gereja?

J. Ya, kita wajib untuk melakukan semua perintah Gereja, karena Yesus Kristus telah berkata kepada pastor Gereja :”Ia yang mendengar kamu, mendengar Aku, dan ia yang tidak mendengar kamu, tidak mendengar Aku”

33 T. Bisakah Gereja salah dalam hal yang ia ajukan demi keyakinan kita?

J. Tidak, Gereja tidak bisa salah dalam hal yang ia ajukan bagi keyakinan kita, karena menurut janji Yesus Kristus Gereja secara tak terputus dibantu oleh Roh Kudus.

34 T. Apakah Gereja Katolik tidak dapat salah (infalible)?

J. Ya, Gereja Katolik tidak dapat salah, dan karenanya mereka yang menolak definisi-definisi Gereja kehilangan iman dan menjadi heretik.

35 T. Bisakah Gereja Katolik dihancurkan atau musnah?

J. Tidak; Gereja Katolik dapat disiksa, tapi ia tidak pernah bisa dihancurkan atau musnah. Ia akan bertahan sampai akhir jaman, karena Yesus Kristus, seperti yang Ia janjikan, akan bersama Gereja sampai akhir jaman.

36 T. Mengapa Gereja Katolik dianiaya?

J. Gereja Katolik dianiaya karena bahkan Pendiri Ilahinya, Yesus Kristus, dianiaya juga, dan karenanya ia mencela kesalahan, melawan hasrat, dan mengutuk semua tindakan ketidakadilan dan semua kesalahan.

37 T. Apakah seorang katolik memiliki kewajiban lain terhadap Gereja?

J. Setiap orang katolik harus memiliki cinta yang tak terhingga pada Gereja, dan harus bekerja demi kemuliaan dan kemajuan melalui setiap sarana dalam kuasanya.

Ajaran Gereja dan Gereja yang Mengajar

38 T. Apakah ada perbedaan diantara anggota-anggota Gereja?

J. Ada perbedaan yang nyata diantara anggota Gereja; karena ada beberapa yang berkuasa/mengatur dan beberapa yang taat; beberapa mengajar dan beberapa diajar

39 T. Disebut apa bagian Gereja yang mengajar?

J. Bagian Gereja yang mengajar disebut dengan Gereja yang Mengajar

40 T.Disebut apa bagian Gereja yang diajar?

J. Bagian Gereja yang diajar disebut sebagai Gereja yang belajar, atau Gereja yang Diajar

41 T. Siapa yang menetapkan pembagian di dalam Gereja?

J. Yesus Kristus sendiri yang mendirikan pembagian ini di dalam Gereja

42 T. Apakah Gereja yang Mengajar dan Gereja yang diajar, adalah dua gereja?

J. Gereja yang Mengajar dna Gereja yang Diajar adalah dua bagian berbeda dari Gereja yang satu dan sama, seperti didalam tubuh manusia kepala berbeda dari anggota yang lain, namun membentuk satu tubuh dengannya

43 T. Terdiri dari siapakah Gereja yang Mengajar?

J. Gereja yang mengajar terdiri dari semua Uskup, dengan Uskup Roma sebagai Kepala mereka, walau mereka tersebar diseluruh dan dunia atau berkumpul bersama dalam Konsili

44 T. Dan terdiri dari siapakah Gereja yang diajar?

J. Gereja yang Diajar terdiri dari semua umat beriman

45 T.Siapakah yang memiliki kuasa mengajar dalam Gereja?

J. Kuasa mengajar dalam Gereja dimiliki oleh Paus dan para Uskup, dan bergantung pada mereka, oleh pelayan suci lainnya

46 T.Apakah kita dwajibkan mendengar Gereja yang Mengajar?

J. Ya, tanpa keraguan kita diwajibkan dibawah hukuman akan siksaan kekal untuk mendengarkan Gereja yang Mengajar; karena Yesus Kristus telah berkata kepada Gembala-gembala Gereja-Nya, dalam pribadi para rasul :”Ia yang mendengar kamu, mendengar Aku, dan Ia yang tidak mendengar kamu, tidak mendengar Aku”

47 T.Selain kuasa mengajarnya apakah Gereja memiliki kuasa yang lain?

J.Ya, selain kuasa mengajarnya Gereja memiliki kuasa yang lain, secara khusus kuasa melayani hal-hal suci, kuasa membuat hukum dan menetapkan ketaatan kepadanya

48 T.Apakah kuasa yang dimiliki anggota hirarki datang dari umat?

J.Kuasa yang dimiliik Hirarki tidak datang dari umat, dan merupakan kesesatan untuk mengatakanya demikian. Kuasa tersebut hanya berasal dari Allah

49 T. Kepada siapakah pelaksanaan dari kuasa tersebut dimiliki?

J. Pelaksanaan dari kuasa tersebut hanya dimilki oleh Hirarki, yaitu Paus dan Para Uskup yang tunduk padanya

Paus dan Para Uskup

50 T. Siapakah Paus?

J. Paus, yang juga disebut Sovereign Pontiff, atau Roman Pontiff, adalah penerus St. Petrus di Tahta Roma, Wakil Yesus Kristus di bumi, dan Kepala Gereja yang kelihatan.

51 T. Mengapa Roman Pontiff adalah Penerus St. Petrus?

J. Roman Pontiff adalah Penerus St. Petrus karena St. Petrus disatukan dalam pribadi martabatnya sebagai Uskup Roma dan Kepala Gerja; melalui disposisi ilahi ia mendirikan tahtanya di Rumah, dan disana ia wafat, karenanya, siapapun yang dipilih sebagai Uskup Roma juga merupakan pewaris semua otoritasnya

52 T.Mengapa Roman Pontiff adalah Wakil Yesus Kristus?

J. Roman Pontiff adalah Wakil Yesus Kristus karena ia mewakili Yesus di bumi dan bertindak dalam posisi_nya dalam pemerintahan Gereja

53 T. Mengapa Roman Pontiff adalah Kepala Gereja yang Kelihatan?

J. Roman Pontiff adalah Kepala Gereja yang Kelihatan karena ia dengan keliahtan mengatur Gereja bersama dengan otoritas Yesus Kristus sendiri, yang adalah Kepala Gereja yang tidak kelihatan.

54 T. Apa artinya martabat Paus?

J. Martabat Paus adalah martabat terbesar di bumi, dan memberikan ia kuasa tertinggi dan langsung terhadap semua dan tiap pastor dan umat beriman

55 T.  Bisakah Paus keliru ketika Mengajar Gereja?

J. Paus tidak dapat keliru, yaitu, ia infalibel, dalam definisi-definisi yang berhubungan dengan iman dan moral

56 T. Bagaimana Paus bisa infalibel (tidak dapat salah) ?

J. Paus infalibel (tidak dapat salah) karena janji Yesus Kristus, dan karena bantuan Roh Kudus yang tak pernah gagal

57 T. Kapan Paus Infalibel?

J. Paus tidak dapat salah ketika, sebagai Gembala dan Guru semua orang Kristen, dank arena otoritas apostolik tertingginya, ia mendefinisikan ajaran berkaitan dengan iman dan moral untuk dipegang oleh seluruh Gereja

58 T.Dosa apa yang dilakukan oleh orang yang menolak untuk menerima definisi agung dari Paus?

J.Ia yang menolak untuk menerima definisi agung Paus, atau yang bahkan meragukannya, berdosa terhadap iman, dan bila ia harus tetap beada dalam ketidakyakinannya, ia tidak lagi katolik, tapi heretik

59 T.Mengapa Allah memberikan Paus karunia infalibilitas?

J. Allah memberkan paus karunia infalibilitas agar kita semua dapat yakin dan pasti akan kebenaran-kebenaran yang Gereja ajarkan

60 T. Kapan didefinisikan bahwa Paus itu infalibel?

J. Bahwa Paus Infalibel didefinisikan oleh Gereja di Konsili Vatikan Pertama; dan siapapun yang menentang ajaran ini akan menjadi heretik dan diekskomunikasi

61 T.Dalam mendefinisikan bahwa Paus infalibel, apakah Gereja memempatkan kebenaran iman yang baru?

J. Tidak, dalam mendefinisikan bahwa Paus infalibel Gereja tidak menempatkan kebenaran iman yang baru; tapi untuk menentang kesalahan baru bahwa Gereja telah secara sederhana mendefinisikan infalibilitas Paus, yang sudah terkandung dalam Kitab Suci dan Tradisi, adalah kebenaran yang diwahyukan oleh Allah, dan karenanya dipercaya sebagai dogma atau artikel iman

62 T. Bagaimana seharusnya setiap orang katolik bertindak terhadap Paus?

J. Setiap orang katolik harus mengakui Paus Sebagai Bapa, Pastor, dan Guru Universal, dan disatukan dengannya dalam pikiran dan hati

63 T.Setelah Paus, siapa lagi yang melalui penetapan Ilahi yang harus paling dihormati didalam Gereja?

J. Setelah Paus, mereka yang oleh penetapan ilahi harus paling dihormati di Gereja adalah para Uskup

64 T.Siapakah para uskup?

J. Para uskup adalah gembala (pastor) umat beriman; ditempatkan oleh Roh Kudus untuk memimpin Gereja Allah di Tahta yang dipercayakan pada mereka, dalam ketergantungan dengan Roman Pontiff.

65 T. Apakah artinya seorang Uskup di keuskupannya?

J. Seorang Uskup di keuskupannya adalah gembala yang sah, Bapa, Guru, Superior bagi semua orang beriman, gerejwai dan awam yang menjadi milik keuskupannya.

66 T.Mengapa Uskup disebut Gembala yang sah?

J. Uskup disebut gembala yang sah karena yurisdiksi, atau kuasa yang ia miliki untuk mengatur umat beriman di keuskupannya, diberikan kepadanya menurut hukum-hukum dan peraturan Gereja.

67 T.Kepada siapa Paus dan Para Uskup meneruskan suksesinya?

J. Paus adalah penerus St. Petrus, Pangeran para Rasul; dan para Uskup adalah penerus Para Rasul, dalam semua hal yang berhubungan dengan pemerintahan biasa Gereja

68 T. Haruskah umat beriman berada dalam persatuan dengan uskup mereka?

J. Ya, semua umat beriman, gerewaji dan awam, harus disatukan hati dan jiwa mereka dengan Uskup mereka, yang ada dalam persetujuan dan persekutuan dengan Tahta Apostolik

69 T. Bagaimana seharusnya umat beriman berperilaku terhadap Uskup mereka?

J. Setiap umat beriman, gerejawi dan awam, harus menghormat, mencintai dan menghargai uskupnya dan memberikan kepadanya ketaatan dalam semua hal yang berkaitan dengan kepedulian bagi jiwa-jiwa dan pengaturan rohani keuskupannya

70 T.Oleh siapa Uskup dibantu dalam mempedulikan jiwa-jiwa?

J. Uskup dibantu dalam mempedulikan jiwa-jiwa oleh para imam, khususnya imam paroki.

71 T. Siapakah Imam Paroki?

J. Imam Paroki adalah Imam yang ditugaskan untuk memimpin dan secara langsung, yan bergantung pada Uskupnya, sebuah bagian dari keuskupan yang disebut paroki

72 T. Apa saja kewajiban umat beriman terhadap Imam Paroki mereka?

J. Umat beriman harus disatukan dengan Imam Paroki mereka, mendengarkan ia dengan ketaatan, dan menunjukkan rasa hormat dan ketaatan dalam semua hal yang berhubungan dengan perhatian terhadap paroki.

Persekutuan Para Kudus

1 T.Apa yang diajarkan kepada kami oleh kata-kata dari pasal Sembilan : Persekutuan Para Kudus?

J. Dalam kata-kata Persekutuan Para Kudus, pasal Sembilan dari Syahadat mengajarkan kita tentang kepemilikan rohani Gereja, internal dan eksternal, merupakan milik bersama semua anggota Gereja karena persatuan yang intim yang ada diantara mereka

2 T. Yang mana yang merupakan kepemilikan internal yang merupakan milik bersama didalam Gereja?

J. Kepemilikan internal yang merupakan milik bersama didalam Gereja adalah : rahmat yang diterima melalui sakramen; iman, harapan dan kasih; jasa yang tak terhingga dari Yesus Kristus, jasa yang sangat berlimpah dari Perawan Maria dan Para Kudus; dan buah dari semua perbuatan baik yang dilakukan di dalam Gereja yang sama

3 T.Yang mana yang merupakan kebaikan eksternal yang adalah milik bersama di dalam Gereja?

J. Kebaikan eksternal yang merupakan milik bersama didalam Gereja adalah : sakramen-sakramen, Kurban Misa, doa publik, fungsi religius, dan semua praktek lahiriah yang menyatukan umat beriman

4 T.Apakah semua anak-anak Gereja berbagi dalam persekutuan kepemilikan bersama ini?

J. Semua orang Kristen yang berada dalam rahmat Allah berbagi dalam persekutuan kepemilikan internal, sementara mereka yang berada dalam kondisi berdosa berat tidak berpartisipasi dalam kepemilikan ini

5 T. Mengapa mereka yang berada di dalam kondisi berdosa berat tidak berpartisipasi dalam kepemilikan ini?

J. Karena yang menyatukan umat beriman dengan Allah, dan dengan Yesus Kristus sebagai Anggota-Nya yang hidup, menyebabkan mereka sanggup melakukan perbuatan yang memiliki upah untuk kehidupan kekal, adalah rahmat Allah yang merupakan kehidupan supernatural jiwa; dan karenanya mereka yang berada di dalam kondisi berdosa berat tanpa rahmat Allah, mereka dikecualikan dari persekutuan sempurna dalam kepemilikian rohani, mereka juga tidak bisa mencapai perbuatan berupah yang mengarah kepada kehidupan kekal

6 T. Apakah orang Kristen, yang berada dalam kondisi berdosa berat, tidak memperoleh keuntungan dari kepemilikan rohani dan internal Gereja?

J. Orang Kristen yang berada dalam kondisi berdosa berat masih memperoleh keuntungan dari kepemilikan rohani dan internal Gereja, sejauh mereka memelihara karakter Kristen yang tak terhapuskan, dan keutamaan iman yang merupakan dasar dari pembenaran. Mereka dibantu juga, oleh doa dan perbuatan baik umat beriman yang mengarah pada perolehan rahmat pertobatan kepada Allah

7 T. Bisakah mereka yang berada dalam kondisi berdosa berat berpartisipasi dalam kepemilikan eksternal Gereja?

J. Mereka yang berada dalam kondisi berdosa berat bisa berpartisipasi dalam kepemilikan eksternal Gereja, kecuali memang mereka dipisahkan oleh Gereja melalui ekskomunikasi

8 T.Mengapa anggota-anggota Persekutuan ini, bersama-sama, disebut para kudus?

J. Anggota dari persekutuan ini disebut para kudus karena semua dipanggil kepada kekudusan dan telah dikuduskan oleh baptisan, dank arena banyak dari mereka sungguh telah mencapai kekudusan sempurna

9 T. Apakah Persekutuan Para Kudus meluas juga kepada surga dan api penyucian?

J. Ya, Persekutuan Para Kudus juga meluas sampai ke surga dan api penyucian, karena kasih menyatukan tiga Gereja – Gereja Berjaya, Gereja yang menderita, dan Gereja Militan; Para Kudus berdoa kepada Allah bagi kita dan jiwa-jiwa di api penyucian; sementar di sisi kita, kita memberikan rasa hormat dan kemuliaan kepada Para Kudus, dan mampu meringankan penderitaan jiwa-jiwa di api penyucian dengan menerapkan indulgensi demi mereka, dan juga perbuatan baik lainnya

10 T. Siapakah mereka yang tidak menjadi anggota dari Persekutuan Para Kudus?

J. Mereka yang terhukum tidak menjadi anggota Persekutuan Para Kudus dalam kehidipan lain; dan dalam kehidupan ini mereka tidak menjadi anggota tubuh dan jiwa Gereja, yaitu, mereka yang berada di dalam kondisi berdosa berat, dan mereka yang berada diluar Gereja yang benar.

Mereka yang di luar Persekutuan Para Kudus

11 T. Siapakah mereka yang berada di luar Gereja yang benar?

J. Di luar Gereja yang benar adalah: Kafir, Yahudi, bidah, murtad, skismatik, dan mereka yang diekskomunikasi.

12 T. Siapakah kafir?

J. Kafir adalah mereka yang belum dibaptis dan tidak percaya kepada Yesus Kristus, karena mereka juga percaya dan menyembah dewa-dewa palsu sebagai berhala, atau meskipun mengakui satu Tuhan yang sejati, mereka tidak percaya pada Mesias, yang sudah datang dalam Pribadi Yesus Kristus, atau yang untuk datang, misalnya, orang Islam dan sejenisnya.

13 T. Siapakah orang Yahudi?

J. Orang-orang Yahudi adalah mereka yang mengaku Hukum Musa; belum menerima baptisan, dan tidak percaya pada Yesus Kristus.

14 T. Siapakah bidat?

J. Bidat adalah mereka yang telah dibaptis, keras kepala menolak untuk percaya beberapa kebenaran yang diungkapkan oleh Allah dan diajarkan sebagai sebuah artikel iman oleh Gereja Katolik, misalnya, kaum Arian, Nestorian dan berbagai sekte Protestan.

15 T. Siapakah murtad?

J. Murtad adalah mereka yang mengharamkan, atau oleh beberapa tindakan eksternal, menyangkal iman Katolik yang dianut mereka sebelumnya.

16 T. Siapakah skismatis?

J. Skismatis adalah orang-orang Kristen yang, sementara tidak secara eksplisit menyangkal dogma apapun, namun secara sukarela memisahkan diri dari Gereja Yesus Kristus, yaitu, dari gembala mereka yang sah.

17 T. Siapakah Yang terekskomunikasi?

J. Terekskomunikasi adalah mereka yang, karena pelanggaran menyedihkan, dikenakan dengan ekskomunikasi oleh Paus atau Uskup mereka, dan akibatnya dipotong sebagai yang tidak layak dari tubuh Gereja, yang, bagaimanapun, harapan dan keinginan atas konversi mereka.

18 T. Haruskah ekskomunikasi ditakuti?

J. Ekskomunikasi harus sangat ditakuti, karena ia adalah hukuman yang paling parah dan mengerkan yang bisa diberikan Gereja terhadap anaknya yang memberontak dan keras kepala

19 T. Ekskomunikasi mengurangi mereka dari kepemilikan dalam hal apa?

J. Orang-orang yang diekskomunikasi dihapuskan [kepemilikan] mereka dari doa publik, sakramen-sakramen, indulgensi dan pemakaman kristen

20 T. Bisakah kita membantu mereka yang dieksmonunikasi dalam cara apapun?

J. Kita dalam suatu cara dapat membantu mereka yang diekskomunkasi dan yang berada diluar Gereja yang benar, dengan nasehat yang berguna, dengan doa dan perbuatan baik, memohon kepada Allah dalam belas kasihnya untuk memberikan mereka rahmat untuk pertobatan kepada iman dan masuk ke dalam Persekutuan Para Kudus

6 komentar

  1. Saya dari kecil dipermandikan di gereja katolik dan dibesarkan di lingkungan katolik, namun saya kurang mendalami Agama saya itu. cuma NAtalan, atau hari-hari tertentu saja saya pergi gereja.
    Begitu telah dewasa, saya mulai mengenal ajaran-ajaran Yesus dalam lingkungan Kristen pentekosta, Kristen yang lain-lain “alirannya” ( istilah sekarang ), tapi begitu saya masuk disitu, ada juga yg baik, ada yg suam suam, ada yg cari kemakmuran, tapi ada juga yg begitu prihatin sekali. tapi itulah yg disediakan bagi kita kehidupan ini agar kita SALING MENOLONG – MENGASIHI SESAMA, ( BAHAN UJIAN UNTUK KESURGA )
    Jadi saya pun mengikuti, mendengarkan, serta mulai tergugah hati saya, arti dari IMAN, PERCAYA, PENGHARAPAN, ROH KUDUS, JURU SELAMAT SATU- SATUnya. BAPA, ABBA, METERAI, BAPTISAN, PERMANDIAN SAKRAMEN, dll saya semakin tenggelam dalam ajaran-ajaran YESUS, akhirnya saya mulai merasa begitu sangat BERDOSA terhadap DIA yang telah menyelamatkan saya, makanya sekarang saya mulai berusaha, walaupun kadangkala jatuh, namun saya bangkit untuk terus mengejar KESELAMATAN yang DIA berikan pada saya. AMIN

    1. Roh Kudus itu Roh pemersatu bukan pemecah, saya jadi bertanya apa benar yang anda dengar itu ROH KUDUS?

      Salam,

      Andreas

  2. LEbih Lucu dan naif sekali kalau seseorang mulai mengomentari gereja ini, gereja itu, saya rasa dia mulai mencabik-cabik tubuh Kristus yang telah dikorbankan hanya sekali saja di Kayu Salib, mengapa harus dibeda – bedakan gereja ini, gereja itu, Kita adalah pengikut2 Kristus, karena Kristen, KAtolik dll, yang percaya pada Yesus Kristus itu bukanlah Agama, namun murid-muris Yesus. Agama itu dibuat oleh manusi, bukan dibuat oleh BAPA DISURGA. Agama tidak bisa menyelamatkan kita, hanya YESUS KRISTUSLAH JURU SELAMAT KITA. jadi yg dimaksudkan oleh YESUS arti GEREJA adalah tubuh-tubuh orang beriman yang telah bertobat dan percaya kepada YESUS sebagai JURU sELAMATnya, maka ia SELAMAT dari MAUT, Mendapatkan HIDUP yg KEKAL. JAMINAN ROH KUDUS, dimeterai dengan Baptisan, Permandian. yang penting adalah seseorang benar-benar BERTOBAT ( BERBALIK ) dari kehidupannya yang salah, keKEHIDUPAN yang BENAR ( LURUS ), “KASIHILAH TUHAN ALLAHMU DENGAN SEGENAP AKAL BUDIMU,……..”, DAN KASIHILAH SESAMAMU MANUSIA SEPERTI ENGKAU MENGASIHI DIRIMU…….” Itulah yang YESUS KAtakan pada murid-muridNya. Maka Manusia itu akan selamat. BUKAN DOKTRIN yang DIDAHULUKAN, TAPI FIRMANLAH yang DIDAHULUKAN baru mengikuti doktrin agama, Liturgi2. Demikianlah sekapur siri saya, mohon masukan juga mungkin saya kurang lengkap menjelaskannya, tapi itulah yg ada dihati saya yg paling dalam, AMIN.

    1. Silahkan baca artikel ini untuk menjawab ketidak tahuanmu itu.

      Salam,

      Andreas

  3. Apakah Gereja Pengikut Kristus hanya Gereja Katolik atau ada Gereja2 lain yang juga percaya kepada Yesus dan ajaranNya? karena yang dimaksud GEREJA itu bukan BANGUNANnya tapi Jiwa2 Manusia yang menyatu, bersekutu, berdoa bersama, itulah yang disebut GEREJA GEREJA yang hidup. yang selalu memberitakan INJIL keseluruh dunia.
    Mohon penjelasannya. terima kasih Tuhan Memberkati.

    1. Silahkan baca di sini pengertian GEREJA itu sendiri.

      Salam,

      Andreas

Pengunjung bertanggung jawab atas tulisannya sendiri. Semua komentar harus dilandasi oleh cinta kasih Kristiani. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu sebelum ditampilkan. Kami berhak untuk tidak menampilkan atau mengubah seperlunya semua komentar yang masuk.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: