7 Kutipan Katolik Terbaik

Sumber Gambar : Ignatius Press

“Jangan takut” —Yohanes Paulus II

“Bila kita menerima dari Allah hal-hal yang baik dan menggembirakan, mengapa kita tidak seharusnya menerima penderitaan dan percobaan dari-Nya? Aku telah meletakkan kepercayaanku didalam Allah, dan aku tenang.” – Pius IX

“Jadi, mengambil waktu untuk berdoa dan menyuburkan doa dan aktivitas melalui pembelajaran biblis, teologis dan doktrinal, dan hidup bersama Kristus dan rahmat-Nya dengan menerima sakramen rekonsiliasi dan Ekaristi dengan tekun : itulah dasar dari kehidupan Kristiani yang mendalam” – Yohanes Paulus II

“Cinta terhadap surga adalah satu-satunya jalan ke surga.” —Blessed John Henry Newman

“Rosario secara mistis memindahkan kita ke sisi Maria selagi ia sibuk mengawasi pertumbuhan manusiawi Kristus di rumahnya di Nazareth. Hal ini memampukan ia melatih dan membentuk kita dengan kepedulian yang sama, sampai Kristus “terbentuk secara penuh” di dalam kita…Tidak pernah, seperti di dalam Rosario, kehidupan Yesus dan Maria tampak begitu bergabung secara mendalam. Maria hidup hanya di dalam Kristus dan untuk Kristus!” —Yohanes Paulus II

“Iman tidak pernah mengecewakan; Allah selalu menjawab iman yang mempertanyakan, bahkan ketika Ia tidak menjawab seperti yang diharapkan secara manusiawi oleh orang beriman.” —Adrienne von Speyr

“Mari kita bersatu di kaki Bunda kita, sumber suka cita kami, dan berjanji untuk menjadi suka citanya. Berdoalah rosario setiap hari dan di jalan dengan devosi yang lembut kepada Maria. Mari kita berlari kepada-Nya, ketika karya bagi jiwa-jiwa terasa sulit” —Blessed Teresa of Calcutta

4 komentar

  1. yosi · · Balas

    Ateisme saat ini semakin merajalela karena dunia tidak pernah menunjukan wajah Allah yang sesungguhnya. Di Indonesia saja, kita dengan mudah menemukan berita tentang tawuran antar kampung, tawuran antar sekolah, orang tua membunuh anaknya, korupsi yang merajalela, dll. Allah yang penuh kasih yang diwartakan oleh Yesus Kristus seperti kisah dongeng bagi kaum ateis. kita semua orang beriman juga seringkali lalai untuk menunjukan wajah Allah pada dunia. Para rohaniwan dan rohaniwati lebih suka berkutat pada teologi Agama semata dalam menjawab serangan ateisme dengan teologi. rasanya cara demikian sudah tidak efektif lagi di jaman ini.
    Pun orang muda saat ini, mereka sedang mencari wajah Allah yang sungguh nyata dalam dunia ini, bukan Allah yang teoritis saja.
    Allah trinitas sebagai pribadi yang berelasi dan berkomunikasi penuh kasih dengan manusia sudah menjadi pemandangan yang langka dalam kehidupan sehari-hari. Di rumah, di Sekolah, di Lingkungan, bahkan di gereja orang muda tidak merasakan dan menemukan wajah Allah yang penuh kasih dan peduli pada mereka. andaikan kita saling menunjukan wajah Allah yang penuh kasih dalam komunikasi dan relasi melalui teladan hidup sehari-hari, di rumah, di lingkungan dan di gereja, maka orang muda tidak akan sulit mencari dan menemukan Allah dalam kehidupan mereka dan semoga mereka tidak akan mudah begitu saja terpengaruh oleh ateisme.
    Semoga kita semua dimampukan untuk memancarkan cahaya kerahiman Allah dalam hidup sehari-hari.

  2. Fiktor Seaman · · Balas

    Banyak tulisan yg mengatakan bahwa penderitaan dan cobaan bukan berasal Allah. Bagaimana dengan artikel di atas?

    1. Shalom Fiktor Seaman,

      Berikut ini tulisan saya tentang pencobaan, bisa dibaca disini : https://luxveritatis7.wordpress.com/2011/06/21/apologetika-pencobaan-yesus/

      Memang benar Allah tidak mencobai (baca link diatas). Namun Allah mengijinkan manusia untuk berada dalam pencobaan, agar melalui pencobaan tersebut kita semakin dimurnikan. Dengan berada dalam pencobaan, maka seseorang diharuskan untuk tetap bertekun agar tidak jatuh dalam dosa, bersabar, dan bergantung kepada Allah. Hal tersebut akan membantu kita untuk semakin mewujudkan kerendahan hati. Kita harus belajar dari Kristus karena Ia “lemah lembut dan rendah hati”

      Semoga jawabannya membantu.

      Salam,
      Cornelius.

  3. Grace Madonna Rumondor · · Balas

    Kutipan2 diatas sangat menginspirasi

Pengunjung bertanggung jawab atas tulisannya sendiri. Semua komentar harus dilandasi oleh cinta kasih Kristiani. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu sebelum ditampilkan. Kami berhak untuk tidak menampilkan atau mengubah seperlunya semua komentar yang masuk.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: