“Komuni Kudus diberikan HANYA di lidah dan berlutut.”

May I also remind you once again that in all Churches and Chapels in the Archdiocese Holy Communion is to be administered only on the tongue and kneelingThis should be implemented as normal use even at Holy Mass celebrated with the participation of a big crowd outdoors. On such occasions at least the youth and the children as well as the “youthful” should be called upon to kneel and receive the Lord. This is the most appropriate way of expressing our profoundest belief in the continuous and personal presence of the Lord in the most Sacred Host as we acclaim “down in adoration falling, lo! the Sacred Host we hail”. And in all our Churches, as an expression of that faith our people should be called upon to receive the Holy Communion, kneeling…

Izinkan saya mengingatkan sekali lagi bahwa dalam semua Gereja dan kapel di Keuskupan Agung, Komuni Kudus diberikan HANYA di lidah dan berlutut. Ini harus diimplementasikan sebagai aturan normal bahkan dalam Misa Kudus yang dirayakan dengan partisipasi banyak umat yang berada di luar ruangan. Pada peristiwa itu paling tidak anak muda dan anak-anak harus dipanggil untuk berlutut dan menerima Tuhan. Ini adalah cara yang paling pantas dalam mengekspresikan kepercayaan yang sangat mendalam dalam keberlanjutan dan kehadiran Pribadi Tuhan dalam Hosti yang paling Suci seperti yang kita elu-elukan :”berlututlah dalam adorasi!, Kami menyambut Hosti Suci” (“down in adoration falling, lo! the Sacred Host we hail”). Dan di semua Gereja kita, sebagai ekspresi iman, umat kita harus dipanggil untuk menerima Komuni Kudus dengan berlutut….

Malcolm Cardinal Ranjith, Uskup Agung Kolombo (Sumber)

Pengunjung bertanggung jawab atas tulisannya sendiri. Semua komentar harus dilandasi oleh cinta kasih Kristiani. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu sebelum ditampilkan. Kami berhak untuk tidak menampilkan atau mengubah seperlunya semua komentar yang masuk.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: