Renungan: Sepuluh Cara Untuk Mendapatkan Lebih Banyak Hal Dari Masa Adven

advent11
Menjaga keseimbangan antara yang rohani dan duniawi akan membutuhkan sedikit rencana. Dimulai dengan membuat semua daftar yang diperlukan agar berhasil. Kemudian tandai kalendar anda di waktu-waktu tertentu untuk doa pribadi, bacaan rohani dan refleksi.

Ketika anda bergerak menelusuri masa Adven, anda akan mulai untuk menyukai saat-saat hening dalam harimu. Mereka akan menjadi seperti pelabuhan rohani dalam badai duniawi. Waktu doa akan memulihkan jiwa anda. Pengetahuan rohani akan membantu menjaga fokus anda. Anda akan sangat menyukainya sehingga anda memutuskan untuk membawanya ke dalam praktek Tahun Baru, menyisihkan waktu tenang setiap hari untuk bersama dengan Allah.

Berikut ini beberapa cara sederhana untuk menggabungkan praktek tradisional masa Adven ke dalam jadwal anda yang sibuk:

Merenungkan masa Adven sebagai masa penantian. Ide untuk menunggu tidak populer dalam budaya kita yang terdiri dari kepuasaan instan, tapi hal ini menciptakan suatu hal baru dalam diri kita- disiplin terhadap diri sendiri, yang membantu kita untuk menghargai waktu sekarang ini dan melihat ke masa depan dengan antisipasi yang tenang.

Ubah nafas anda menjadi sebuah doa. Ambil beberapa nafas yang dalam sepanjang hari dan imajinasikan bahwa kasih Allah sedang mengalir melalui diri anda melewati seluruh bagian dari tubuh anda. Saat anda menghembuskan, lepaskan tegangan, kekuatiran dan semua hal yang bukan dari Allah.

Merindukan Tuhan. Buatlah sebuah kebiasaan secara diam-diam dengan berdoa, “Datanglah, Tuhan Yesus”.

Bersatu dengan Maria. Sisihkan waktu sekali dalam sehari untuk bergabung dengan Bunda kita dengan mendoakan Kidung Maria (lihat Luk 1:46-55).

Lakukan sesuatu yang baik terhadap seseorang setiap hari. Bisa saja berupa kata-kata yang mendorong, sebuah panggilan telpon, sebuah catatan penghargaan atau perbuatan baik yang sederhana.

Singkirkan dendam/ iri hati. Gunakan masa Adven sebagai kesempatan untuk melepaskan kemarahan atau dendam yang anda genggam.

Berdoa untuk kesabaran. Jika anda merasa gelisah atau sedih, mintalah kepada Tuhan karunia kesabaran. Lalu berusahalah dengan sadar untuk menjadi orang yang lebih sabar.

Persembahkan sesuatu yang menyakitkan atau kesulitan dalam hidupmu. Cara yang terbaik untuk mengubah godaan dan tegangan adalah dengan menyerahkan semuanya ke dalam doa.

Terima Sakramen Tobat. Hadiri paroki anda dan ambil kesempatan untuk membersihkan jiwa anda dalam persiapan menyambut kedatangan Yesus. (Baca artikel: 20 Tips Mengaku Dosa Oleh Romo John Zuhlsdorf)

Pikirkan tentang karunia spesial dan talenta yang telah Allah berikan kepadamu. Bagaimana kamu menggunakan karunia ini?

sumber: www.osv.com

4 komentar

  1. Joseph Jorah Ak Noweb · · Balas

    Advent: Prepare the way. How ?
    1. By confessing my sins
    2.Doing justice
    3.Repentance
    I believe that by confessing and turning from my sins,
    I can prepare the way for the Lord to move and operate in my live.
    My practical conclusion: Deepening my relationship with the Lord
    through prayer. Time given to the Lord in prayer can be beneficial to
    me as it impacts my soul, my spirit and my body.

  2. yopie septiawan · · Balas

    Ijin share..Terima kasih Bapa,Engkau selau membimbing dan menyertai setiap langkah2 hidupku,jiwa dan hidupku kuserahkan ke dalam tangan-Mu..amiin

  3. jeanny hardono · · Balas

    Benar2 luar biasa refleksi 10 hal yg berhub. Masa Advent trims

  4. ..terima kasih atas pencerahan ini.
    semoga Natal saya kali ini lebih bermakna dengan Adven yang bermakna pula.

    syalom
    (elmi)

Pengunjung bertanggung jawab atas tulisannya sendiri. Semua komentar harus dilandasi oleh cinta kasih Kristiani. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu sebelum ditampilkan. Kami berhak untuk tidak menampilkan atau mengubah seperlunya semua komentar yang masuk.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: