Kebenaran Tentang Santa Claus?

Apa yang harus kita beri tahukan kepada anak kita tentang Santa Claus? Perdebatan ini sepertinya tidak akan pernah berakhir. Apakah Santa Claus tidak berbahaya dan menyenangkan, atau sebuah kebohongan yang memalingkan perhatian anak-anak jauh dari Yesus? Apa yang harus kita beritahukan kepada anak-anak muda tentang St. Nikolas?

Kenapa tidak mengatakan yang sebenarnya? Bukan maksud saya untuk menguliahi mereka dengan muka muram, tentang bagaimana rusa kutub sebenarnya tidak bisa terbang. Maksud saya cerita yang sesungguhnya, sejarah St. Nikolas – seorang pria yang hidupnya dengan sangat indahnya tertuju kepada Yesus.

Lahir di Asia Minor lebih dari 16 abad yang lalu, Nikolas dulunya adalah seorang Uskup yang memberi hidupnya untuk melayani sesama. Ia membuat mukjijat dan membawa banyak orang untuk beriman kepada Kristus. Ia juga membagikan kekayaannya dengan orang miskin dan mengambil perhatian khusus bagi anak-anak.

Kita tidak tahu lebih banyak lagi tentang ini, meskipun legenda ini berlimpah-limpah. Namun cerita sebanyak ini membuat kita semakin yakin: St. Nikolas bersinar begitu terangnya dengan kasih dari Yesus bahwa Gereja tidak pernah bisa melupakan dirinya.

Selama bertahun-tahun, beberapa orang Kristen menghormati dirinya dengan berpakaian seperti dirinya dan memberikan anak-anak hadiah. Sebagaimana ketenarannya menyebar dibanyak negara, pakaiannya dan namanya mengambil banyak bentuk. Di Belanda orang memanggil dia “Santa Claus” dan memperkenalkan dia kepada Amerika. Di negara kita, baju merah, kereta luncur dan rusa kutub ditambahkan di potretnya.

Apapun yang mungkin kita pikirkan tentang pemikiran baru dari St. Nikolas, hal ini tidaklah boleh membuat kita tidak menceritakan cerita yang sebenarnya tentang hamba Allah yang besar ini. Jika kita menceritakan kepada mereka, cerita yang sesungguhnya dari St. Nikolas, kita tidak akan mengalihkan perhatian mereka jauh dari Yesus. Malahan, kita akan menunjukkan kepada mereka bagaimana Anak dalam Palungan bisa bersinar bahkan sekarang, melalui sebuah hati yang berdevosi kepada-Nya.

Artikel terkait:

St. Nikolas “Memberi itu indah”;

Santo Nikolas dari Myra, Uskup dan Pengaku Iman

sumber

Pengunjung bertanggung jawab atas tulisannya sendiri. Semua komentar harus dilandasi oleh cinta kasih Kristiani. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu sebelum ditampilkan. Kami berhak untuk tidak menampilkan atau mengubah seperlunya semua komentar yang masuk.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: