Kenapa Paus harus tinggal di tempat yang “wah” dan mewah kenapa tidak di tempat yang sederhana?

Paus bukan hanya Uskup Roma dan kepala Gereja [didunia] tetapi juga pemimpin sebuah negara, Vatikan. Paus kami jaga dengan baik. Umurnya lebih dari 80 thn! Kami memberi beliau makan dengan baik, memberikan beliau pakaian yang baik, memberikan beliau dokter yang baik, memberikan beliau tempat tidur yg nyaman jadi beliau bisa tidur dengan baik dan tetap sehat, memberikan beliau kendaraan anti peluru jadi orang gila tidak bisa membunuhnya. Beliau bekerja sepanjang hari, dan telah mendedikasikan hidupnya kepada Gereja. Butuh kerja yang keras untuk memilih Paus yang baru, dan kita tidak ingin mereka sampai meninggal dengan tidak perlu. Kita harus ingat bahwa Gereja Perdana tidak ingin orang-orang mati dengan konyol. Mereka berkata “hindari menjadi martir jika kamu bisa, tetapi jangan mengkompromikan imanmu.” Dan inilah semangat yang kami pegang untuk merawat Paus kita. Rasul seperti Petrus, menerima hormat yg besar dari para umat.

Paus sebenarnya hidup dengan lebih hemat daripada pemimpin-pemimpin didunia. Beliau hidup di papal apartemen, lebih kecil daripada rumah pendeta evangelis yg top. Beliau tidak memiliki pesawat pribadi sendiri, transportasi di sewa dr perusahaan transportasi, beliau tidak memakai mahkota atau seperti itu. Jubahnya tidak lebih mahal dari pakaian James Dobson [pendeta evangelis top di amerika]. Tentu saja mereka dipersiapkan dengan baik dan dicuci dengan baik. Beliau memiliki salib yang besar yg dikalungkan dilehernya untuk menunjukkan bahwa Yesus adalah fokusnya.

Pada umur yang lebih dari 80 thn, beliau kerja lebih dari 50 jam seminggu. Saya tidak tahu bagaimana beliau melaukan itu. Jadi tentu saja kami ingin membuat beliau senyaman mungkin. Tidak banyak pemimpin dunia yang bekerja lebih dari 50 jam seminggu pada usia lebih dari 80 thn. Mereka hidup di rumah yang besar dan menikmati pensiun mereka. Paus kita akan bekerja sampai hari beliau meninggal, sama seperti Paus-Paus lainnya sepanjang sejarah.

Setiap tahun Paus mencuci kaki para imam-imam, sebuah tindakan kerendahan hati dan atas perintah Tuhan kita Yesus pada saat perjamuan terakhir.

Beliau berlutut dan mencium tanah, setiap kali beliau memasuki sebuah Gereja dalam pengakuan terhadap Tuhan yang diatas segalanya. Paus Yohanes Paulus II mencium tanah disetiap negara yang dikunjunginya. Hampir tidak ada pemimpin didalam sejarah yang rendah hati spt itu. Anda tidak akan melihat Obama melakukannya.

sumber

2 komentar

  1. Bpk Paus adalah pemimpin yang baik berjiwa kemanusiaan.

  2. verisia · · Balas

    Saya sangat menghormati Paus sebagai “Pemegang Amanah” dari Tuhan Yesus..

Pengunjung bertanggung jawab atas tulisannya sendiri. Semua komentar harus dilandasi oleh cinta kasih Kristiani. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu sebelum ditampilkan. Kami berhak untuk tidak menampilkan atau mengubah seperlunya semua komentar yang masuk.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: