PD : Mengapa Kita Memilih Gereja Katolik

Yesus mendirikan Gereja-Nya diatas Petrus berjanji (dalam Mat 16 : 18) bahwa alam maut tidak akan menguasai Gereja. Kitab Suci (dalam 1 Timotius 3 : 15) berkata bahwa Gereja adalah pilar dan dasar kebenaran. Roh Kebenaran akan membimbing Gereja dalam semua kebenaran (Yoh 16 : 13). Gereja diperintahkan untuk menjadikan semua bangsa muridnya, dan mengajar mereka sampai ujung bumi dan akhir jaman (Mat 28 : 19-20 dan Kis 1 : 8). Awalnya, perjanjian Allah adalah dengan individu-individu, kemudian pada keluarga, lalu suku, dan banyak suku, kemudian kepada bangsa, lalu pada semua bangsa atau κατα ολοι [“untuk semua” dalam bahasa Yunani Koine adalah “kata holoi” darinya nama katolik berasal] (Kis 1:8 & Mat 28:19) Oleh karena itu, καθολικος (KATOLIK).

Sejarawan Gereja Awal J.N.D. Kelly, seorang Protestan, menulis :”Kata ‘katolik’, makna aslinya adalah ‘universal’ atau ‘umum’…dalam pertengahan abad kedua, kita menemukan bahwa kata katolik membawa tanda bahwa Katolik adalh Gereja yang benar yang terpisah dari kongregasi heretik (sesat) (bdk, contohnya Muratorian Canon) … Apa yang Bapa Gereja bayangkan hampir bersifat empiris, masyarakat yang kelihatan; mereka memiliki sedikit atau tidak ada prasangka dalam distingsi yang kemudian menjadi penting antara Gereja yang kelihatan dan tidak kelihatan” (Early Christian Doctrines, 190–1).

Berikut ini adalah kutipan Bapa Gereja yang menunjukkan bahwa Gereja mula-mula adalah Gereja Katolik dan bukan gereja yang lain (Ortodox memisahkan diri dari Gereja Katolik tahun 1054, baca entri Catholic Encyclopedia Skisma Timur. Sedangkan Protestan sendiri baru muncul sekitar abad ke 16. Baca Sejarah Terjadinya Protestanisme).

Ignatius of Antioch

 “Dimana ada para uskup, disitu juga ada umat, sama seperti dimanapun Yesus Kristus berada, disana ada Gereja Katolik” (Letter to the Smyrneans 8:2 [A.D. 110]).

The Martyrdom of Polycarp

“Dan dari yang terpilih, ia memang seorang martir Polycarp yang menakjubkan, yang pada masa kami adalah guru apostolik dan profetik, uskup Gereja Katolik di Smyrna. Karena setiap kat yang keluar dari mulutnya dipenuhi dan akan terpenuhi” ” (Martyrdom of Polycarp 16:2 [A.D. 155]).

The Muratorian Canon

“Selain Surat-Surat Paulus” ada satu surat kepada Filemon, dan kepada Titus, dan dua kepada Timotius, dalam kasih dan cinta, tapi dianggap sebagai kudus dalam Gerja Katolik, dalam penyusunan disiplin gerejawi. Juga ada surat kepada Laodiceans dan kepada Alexandrians, yang dipalsukan atas nama Paulus, dalam hubungannya dengan kesesatan Marcion, dan juga ada beberapa yang lain yang tidak diterima oleh Gereja, karena tidaklah pantas bahwa empedu dicampur dengan madu. Surat Jude, dan dua surat yang berasal dari Yohanes diterima oleh Gereja Katolik (Muratorian fragment [A.D. 177]).

Tertullian

Dimanakah heretik Marcian, shipmaster Pontus, murid Stoicisme yang tekun? Dimana Valentinus, murid Platonisme? Karena jelas bahwa orang-orang ini hidup tidak lama – dalam masa pemerintahan Antonius untuk sebagian besar – dan bahwa mereka pertamanya adalah umat beriman dalam ajaran Gereja Katolik, dalam Gereja Roma dibawah episkopat Eleutherius yang terberkati, sampai catatan tentang mereka yang aneh, yang dengannya mereka menginfeksi saudara-saudara, mereka lebih dari sekali dikeluarkan” (Demurrer Against the Heretics 30 [A.D. 200]).

Empat Tanda Gereja Sejati 

Jika kita ingin menemukan Gereja yang didirikan Yesus, kita perlu menemukan bahwa Gereja yang memiliki empat tanda atau kualitas utama Gereja-Nya. Gereja yang kita cari haruslah satu, kudus, katolik dan apostolik.

Gereja itu Satu (Rom 12 : 5, 1 Kor 10 : 17, 12 : 13, KGK 813-822) 

Yesus hanya mendirikan satu Gereja, bukan sekumpulan gereja-gereja yang berbeda (Lutheran, Baptist, Anglican, dst). Kitab Suci berkata Gereja adalah mempelai Kristus (Ef 5 : 23-32). Yesus hanya bisa memiliki satu mempelai, dan mempelainya adalah Gereja Katolik.

Gereja-Nya juga mengajarkan sekumpulan ajaran, yang pasti sama seperti yang diajarkan para rasul (Yudas 3). Inilah kesatuan kepercayaan yang kepadanya kitab suci memanggil kita (Phil 1 : 27, 2:2)

Meskipun beberapa katolik tidak taat terhadap ajaran yang diajarkan secara resmi, guru-guru Gereja yang resmi – paus dan para uskup yang bersatu dengannya – tidak pernah mengubah ajaran apapun. Selama berabad-abad, ajaran-ajaran diperiksa sepenuhnya, Gereja memahaminya dengan lebih mendalam (Yoh 16 : 12-13), tapi tidak pernah dipahami untuk melawan apa yang sekali mereka pahami.

 

Gereja itu Kudus (Ef 2 : 25-27, Wahyu 19 :7-8, KGK 823-829)

Melalui rahmat-Nya Yesus membuat Gereja kudus, karena Ia adalah kudus. Ini tidak berarti bahwa tiap anggotanya selalu kudus. Yesus berkata bahwa aka nada anggota yang baik dan buruk dalam Gereja (Yoh 6 :70), dan tidak semuanya akan masuk surga (Mat 7 : 21-23)

Tapi Gereja sendiri kudus karena Gereja adalah sumber kekudusan dan penjaga sarana rahmat special yang Yesus dirikan, yaitu sakramen-sakramen (bdk Ef 5 :26)

Gereja itu Katolik (Mat 28 : 19-20, Wahyu 5:9-10, KGK 830-856)

Gereja Yesus disebut katolik (“universal dalam bahasa Yunani”) karena Gereja adalah hadiah bagi semua orang. Ia memberitahi para rasul untuk pergi ke seluruh duni dan menjadikan semua bangsa muridnya (Mat 28 : 19-20)

Selama 2000 tahun Gereja Katolik telah membawa keluar misi ini, mengkhotbahkan kabar baik bahwa Kristis wafat demi semua manusia dan Ia ingin semuanya menjadi anggota keluarga universalnya (Gal 3 : 28)

Sekarang Gereja Katolik ditemukan di setiap negara di dunia dan masih mengirim misionaris untuk “menjadikan semua bangsa muridnya” (Matt. 28:19).

Gereja yang Yesus dirikan dikenal melalui gelar yang paling umum,”Gereja Katolik”, paling tidak seawal tahun 107, ketika Ignatius dari Antiokita menggunakan gelar itu untuk menggambarkan Gereja yang Yesus dirikan.  Gelar ini dengan jelas berusia tua dalam masa Ignatius, yang artinya mungkin sekali kembali kepada masa para rasul.

Gereja itu Apostolik (Ef 2:19-20, KGK 857-865)

Gereja yang didirikan Yesus itu apostolik karena Ia menunjuk para rasul menjadi pemimpin pertama Gereja, dan penerus mereka menjadi pemimpin masa depannya. Para rasul adalah uskup pertama, dan sejak abad pertama, sudah ada garis yang tak terputuskan dari para uskup katolik yang dengan setia meneruskan apa yang para rasul ajarkan kepada umat Kristen pertama dalam Kitab Suci dan Tradisi Lisan (2 Tim 2:2).

Kepercayaan-kepercayaan ini termasuk Kebangkitan Tubuh Yesus, Kehadiran Nyata Yesus dalam Ekaristi, hakekat kurban Misa, pengampunan dosa melalui imam, regenerasi baptisan, keberadaan purgatory, peran khusus Maria, dan banyak lagi – dan bahkan ajaran suksesi apostolik.

Tulisan umat Kristen perdana membuktikan bahwa umat Kristen seluruhnya adalah katolik baik dalam kepercayaan dan praktek dan melihat penerus para rasul sebagai pemimpin mereka. Apa yang umat Kristen perdana percaya masih dipercaya oleh Gereja Katolik. Tidak ada Gereja lain yang bisa membuat klaim itu.

Jadi, alasan kita memilih Gereja Katolik adalah bahwa karena Yesus sendiri, yang adalah Allah, mendirikan Gereja Katolik – Gereja yang satu, kudus, katolik dan apostolik – dan berjanji bahwa alam maut tidak akan menguasai Gereja-Nya. Dan Ia juga berjanji menyertai Gereja-Nya sampai akhir zaman.

Sebagian artikel ini dikutip dari What “Catholic” Means  dan Pillar of Fire, Pillar of Truth dengan penambahan dan pengubahan seperlunya.

2 komentar

  1. Katolik→surga, yg lain→???

    1. Shalom tankdyshua,

      Jika maksud anda adalah bahwa orang katolik pasti masuk surga, maka ini keliru. St. Paulus berkata “Kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar”. Apa artinya? Maksudnya adalah keselamatan itu adalah sesuatu yang bisa hilang dan harus tetap diperjuangkan seumur hidup sampai kita mati. Jika seorang katolik meninggal dalam keadaan berdosa berat tanpa sempat mengakukan dosanya, maka hukumannya adalah api neraka. Oleh karena itu penting sekali agar kita menjalankan kewajiban kita sebagai orang katolik (berdoa, berbuat baik,taat kepada 10 perintah Allah dan 5 perintah gereja serta Magisterium, menghadiri Misa Minggu, menerima sakramen tobat, khususnya jika berdosa berat, dst)

      Salam,
      Cornelius.

Pengunjung bertanggung jawab atas tulisannya sendiri. Semua komentar harus dilandasi oleh cinta kasih Kristiani. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu sebelum ditampilkan. Kami berhak untuk tidak menampilkan atau mengubah seperlunya semua komentar yang masuk.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: