Bunda Theresa tentang Populasi dan Pembangunan

Pernyataan Bunda Theresa yang dikirim ke Cairo Internasional Conference tentang Populasi dan Pembangunan pada 9 September 1994

“Saya bicara hari ini kepadamu dari dalam hatiku-kepada setiap pribadi kepada seluruh negara didunia, kepada orang yang memiliki kekuasaan untuk membuat keputusan besar sama seperti semua ibu, bapak dan anak didalam kota-kota besar, kota-kota kecil dan desa-desa.

“Masing-masing dari kita sekarang bisa ada disini karena kita telah dicintai oleh Allah yang menciptakan kita dan orang tua kita yang menerima dan cukup peduli untuk memberi kita hidup. Hidup adalah hadiah yang paling indah dari Allah. Itulah kenapa sangatlah menyakitkan untuk melihat apa yang terjadi saat ini dibanyak tempat diseluruh dunia: hidup dengan sengaja dihancurkan oleh perang, oleh kekerasan, oleh aborsi. Dan kita telah diciptakan oleh Allah untuk hal yang besar – untuk mencintai dan untuk dicintai.

“Saya telah sering berbicara, dan saya yakin hal itu, bahwa penghancuran yang paling besar dari kedamaian didunia ini adalah aborsi. Jika seorang ibu bisa membunuh anaknya sendiri, apa yang bisa menghentikanmu dan aku untuk saling membunuh satu sama lain? Hanya satu yang mempunyai hak untuk mengambil nyawa adalah Dia yang telah menciptakannya. Tidak ada orang lain yang mempunyai hak: bukan kongres, bukan pemerintah.

“Saya yakin jauh didalam hatimu, kamu tahu bahwa anak yang belum lahir adalah manusia yang dicintai oleh Allah, seperti anda dan saya. Bagaimana kita bisa mengetahuinya, dengan bebas menghancurkan hidup itu? Hal itu menakutkan saya untuk berpikir bahwa semua orang yang membunuh suara hatinya, maka mereka bisa melakukan aborsi. Ketika kita meninggal, kita akan berhadapan dengan Allah, Sang Pencipta dari kehidupan. Siapa yang akan memberikan perhitungan kepada Allah terhadap jutaan dan jutaan dari bayi yang tidak diberikan kesempatan untuk hidup, untuk mengalami pengalaman mencintai dan dicintai?

“Allah telah menciptakan sebuah dunia cukup besar untuk semua kehidupan yang Ia harapkan untuk dilahirkan. Hati kitalah yang tidak cukup besar untuk menginginkan mereka dan menerima mereka. Jika semua uang yang telah digunakan untuk mencari cara membunuh orang digunakan untuk memberi mereka makan dan memberi mereka rumah dan mendidik mereka –  begitu indahnya hal itu. Kita terlalu sering takut terhadap pengorbanan yang akan kita buat. Tapi dimana cinta itu ada, pasti ada pengorbanan. Dan ketika kita mencintai hingga terluka, akan ada sukacita dan damai.

“Jika ada seorang anak yang tidak anda inginkan atau tidak bisa diberi makan atau diberi pendidikan, berikan anak itu kepadaku. Aku tidak akan menolak anak manapun. Aku akan memberikan rumah, atau menemukan orang tua yang mencintainya untuk mereka. Kita memerangi aborsi dengan adopsi dan telah memberikan ribuan anak kepada keluarga yang peduli. Dan sangat indah sekali untuk melihat cinta dan kesatuan, yang anak itu bawa kepada sebuah keluarga.

“Anak adalah hadiah yang paling indah dari Allah kepada keluarga, kepada sebuah negara. Mari kita tidak menolak hadiah ini dari Allah. Doaku untuk anda masing-masing bahwa anda selalu memiliki iman untuk melihat dan mencintai Allah disetiap pribadi termasuk anak yang belum lahir. Tuhan memberkatimu.”

sumber

Pengunjung bertanggung jawab atas tulisannya sendiri. Semua komentar harus dilandasi oleh cinta kasih Kristiani. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu sebelum ditampilkan. Kami berhak untuk tidak menampilkan atau mengubah seperlunya semua komentar yang masuk.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: