Berlutut saat menerima Komuni, Kardinal Arinze

Cardinal Francis Arinze, Prefect emeritus of the Congregation of Divine Worship and the Discipline of the Sacraments

If a person prefers to kneel while receiving Holy Communion can he do so anywhere in the world? (Jika seseorang memilih untuk berlutut sewaktu menerima Komuni Kudus, dapatkah ia melakukannya di manapun di dunia?)

Cardinal Arinze says:

Yes! (Ya)

GIRM- the General Instruction on the Roman Missal- Par #160, ….Communion is to be received kneeling (that is the traditional position) or standing, according as the bishops of the country may decide…… Even if the norm [in the diocese] is standing, if you want to kneel you remain free to do so.

(Menurut GIRM, Komuni harus diterima dengan cara berlutut (ini cara tradisional) atau berdiri, tergantung dari keputusan para uskup di negara itu ….. Meskipun normanya adalah berdiri, jika kamu mau berlutut, kamu tetap bebas untuk melakukan itu (yaitu menerima Komuni dengan berlutut).

3 komentar

  1. daniel dananjaya · · Balas

    SAYA SEORANG ANAK REMAJA YANG MENERIMA KOMUNI DENGAN BERLUTUT DAN MENJULURKAN LIDAH TETAPI SATU HAL YANG MEMBUAT SAYA SEDIH ADA 2 ORANG PASTOR DI PAROKI SAYA YANG MELARANG SAYA INI MEMBUAT SAYA SANGAT SEDIH SEKALI TOLONG ATAS SARANNYA YA :)

    1. Turut prihatin atas perlakuan yang tidak mengenakkan tsb. Doakanlah kedua pastor anda, dan anda bisa menanyakan kepada Uskup anda perihal ini, saya yakin Bapa Uskup dapat menyelesaikan masalah ini, persiapkan diri anda dengan baik, silahkan baca-baca artikel di blog ini. Saya sangat beruntung di keuskupan saya (Palembang), saya tidak menemukan masalah ini, malah saya pernah menyambut Komuni spt ini dengan Bapa Uskup saya dan beliau tidak menolaknya. Saya akan berdoa bagi anda dan mereka semua yang ditolak saat mau menerima Komuni di lidah sambil berlutut.

      Salam,
      Andreas

  2. Teorinya memang demikian. Tetapi pada prakteknya, khususnya di indonesia, cukup banyak imam yang membagikan komuni tidak tahu akah hal tersebut di atas dan tidak menyukai jika ada umat yang berlutut ketika menyambut komuni. Sungguh prihatin dengan kekacauan tata cara penerimaan komuni yang terjadi setelah KV II.

Pengunjung bertanggung jawab atas tulisannya sendiri. Semua komentar harus dilandasi oleh cinta kasih Kristiani. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu sebelum ditampilkan. Kami berhak untuk tidak menampilkan atau mengubah seperlunya semua komentar yang masuk.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: