Bapa-Bapa Gereja : Klemens dari Roma

Berikut ini adalah tulisan dari salah seorang rekan kami, Theresia. Tulisan tersebut berisi tentang ringkasan dari buku Bapa-Bapa Gereja (Penerbit Dioma). Tulisan akan diposting secara berkala. 

=======================================================

Saya ingin membagikan sedikit ringkasan tentang Bapa – bapa Gereja kita, yang seharusnya diketahui oleh kita semua sebagai umat Katolik. Tulisan ini diambil dari Buku The Fathers/ Bapa – bapa Gereja (penerbit Dioma) yang berisi kumpulan dari audiensi Bapa Suci sendiri mulai dari tanggal 7 Maret 2007 s/d 27 Februari 2008.

Note : Apabila tertarik untuk mengetahui versi lengkapnya dalam bahasa Indonesia, silakan membeli buku tersebut :)

- Theresia

PENGANTAR

Bapa-bapa Gereja adalah tokoh – tokoh Gereja yang telah menulis dalam abad – abad pertama, sesudah zaman para rasul dan sesudah Kitab suci ditulis lengkap. Mereka menonjol karena kesucian hidupnya dan kedalaman pengajarannya.Tulisan – tulisan para Bapa Gereja sangat diagungkan oleh Gereja, sebab merekalah yang masih dekat dengan para Rasul. Maka, sesudah Kitab Suci sendiri, merekalah sumber paling asli untuk mengenal alam pikiran umat Kristiani pertama secara lebih mendalam.Sekarang Paus Benediktus ingin memperkenalkan Bapa-bapa Gereja kepada orang banyak melalui ‘katekesis – katekesis’ (/ katakese-katakese) ini. Teks -teks ini dapat ditemukan dlm bahasa Inggris dan beberapa bahasa lain di website Vatikan : http://www.vatican.va

Dalam terjemahan ini, nama-nama para Bapa Gereja biasanya ditulis dengan ejaan aslinya, tanpa disesuaikan dengan ejaan bahasa Indonesia, supaya tidak membingungkan. Selamat membaca!

Penerjemah 

BAPA – BAPA GEREJA (HIDUP, AJARAN, DAN RELEVANSI BAGI MANUSIA DI ZAMAN KINI) 

1. Santo Clemens dari Roma (Paus Benediktus XIV, Audiensi Umum 7 Maret 2007)

St. Clemens, Uskup Roma dalam tahun2 terakhir abad pertama, adalah pengganti ketiga Petrus sesudah Linus dan Anacletus. Kesaksian terpenting tentang hidupnya datang dari St. Irenaeus, Uskup Lyon sampai tahun 202. Ia menyaksikan bahwa Clemens “telah melihat para Rasul”, ” telah mengenal mereka”, dan “dapat dikatakan bahwa pewartaan para Rasul masih berdengung (di telinganya) dan tradisi mereka masih di depan matanya”.

Beberapa tulisan diatasnamakan dia, tetapi satu-satunya yang pasti autentik adalah Surat kepada Jemaat di Korintus. Dia menulis atas nama Gereja di Roma kepada gereja di Korintus, setelah timbul hasutan di Gereja tersebut.

Surat ini dipandang hampir setara dengan Kitab Suci dan dapat dikatakan bahwa surat ini merupakan pelaksanaan pertama dari primat Roma sesudah wafat St. Petrus. Surat Clemens menyinggung tema – tema kesayangan St. Paulus, yang pernah menulis dua surat penting kepada jemaat di Korintus, khususnya dialektik teologis yang tetap aktual antara kenyataan, keselamatan dan perlunya usaha moral.

bersambung

About these ads

Tentang Cornelius

"The day will come, dear boy, when you must decide whether to die within the Church or outside the Church. I have decided to die within the Church." - Malcolm Muggeridge Lihat semua tulisan milik Cornelius

3 responses to “Bapa-Bapa Gereja : Klemens dari Roma

Pengunjung yang berkomentar bertanggung jawab atas tulisannya sendiri, semua komentar harus dilandasi oleh cinta kasih Kristiani. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi terlebih dahulu sebelum ditampilkan. Kami berhak untuk tidak menampilkan atau mengedit semua komentar yang masuk.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 3.389 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: