Banyak umat Katolik yang terkejut setelah membaca kesaksian dari Angelica Zambrano [link dihapus, silahkan anda search sendiri di google], bahkan sampai ada imannya yang goyah, yang sebenarnya tidak perlu sampai jadi seperti itu. Kesaksian-kesaksian seperti ini sudah banyak digunakan oleh para fundamentalis untuk menjatuhkan Gereja Katolik dan merebut domba-domba St. Petrus.
Bagaimana menjawab kesaksian yang ngawur itu? apakah benar Paus Yohanes Paulus II berada di neraka? Api Penyucian itu apakah Alkitabiah? Orang Katolik menyembah berhala?
Syukur kepada Allah, saya menemukan sebuah website ini [silahkan di klik dan juga dari katolisitas.org, terima kasih sdr. Alfredo] , semoga bisa menjawab keraguan atas apa yang kita imani.
Dan terima kasih kepada sdr. Doddy Prayogo atas apologetik yang telah anda buat di website tsb, semoga Tuhan memberkatimu.
pax tecum










Oktober 28th, 2011 at 10:30
ANGELICA ZAMBRANO cuba merampas takhta pengadilan Tuhan Yesus Kristus…:-( mirip dgn usaha iblis selama ini yg cuba mahu rampas dan mau miliki. St. Michael pun tidak menghakimi lucifer. YUDAS 1:9 Tetapi penghulu malaikat, Mikhael, ketika dalam suatu perselisihan bertengkar dengan Iblis mengenai mayat Musa, tidak berani menghakimi Iblis itu dengan kata-kata hujatan, tetapi berkata: “Kiranya Tuhan menghardik engkau!”
Oktober 27th, 2011 at 23:15
shallom, sebelum kita mengatakan itu kesaksian palsu, berdoa pada Tuhan agar menunjuk kebenaran, dan jika hatimu tergerak dari pada pimpinan Roh Kudus, maka ia benar…..
saudara, seperti kesaksian Angelica itu, bagi saya adalah benar…..Kita jangan hanya melihat daia dengan sebelah mata, kerana ramai orang kristian sekarang hanya indah pada luaran dan bukan pada hatinya, nah saudara, kebanyakan ramai orang terlalu terikat dengan gereja mereka, seperti Anglicen, Roman Chatolic, SDA, SIB dan banyk lagi pecahan aliran2 gereja di dunia….. Bnyak yang hanya melakukan iman mereka berdasarkan mengikuta aliran gereja mereka…… jadi itu aku mahu katakan disini, ramai orang yang sekarang hanya mengikut hukum taurat duniawi dan bukan hukum Taurat Allah, saudara mari saya ajak kamu buka dalam Galatia, Yeremia, Kitab Kejadian, Keluaran dan Ulangan….fahamkan semua itu…jika kamu menyatakan kesaksian Angelica itu palsu, berdoa sekarang, Apa benar hati mu sekarang tidak hipokrit kepada Bapa di sorga.?
Oktober 29th, 2011 at 21:37
Shalom Steven Bern Jr,
SIlakan anda membaca link berikut yang membuktikan kepalsuan kesaksian Angelica :
http://doddyprayogo.wordpress.com/2011/03/19/apologetika-pembelaan-iman-katolik-terhadap-kesaksian-angelica/
http://katolisitas.org/2011/04/27/mengapa-guncang-mendengar-wahyu-wahyu-pribadi-yang-memojokkan-gereja-katolik/
Satu-satunya Gereja yang didirikan Yesus adalah Gereja Katolik, sedangkan yang lainnya adalah gereja buatan manusia. Silakan baca penjelasannya disini :
http://luxveritatis7.wordpress.com/2011/08/11/pd-mengapa-kita-memilih-gereja-katolik/
Menyatakan kepalsuan kesaksian tersebut sama sekali tidak ada hubungannya apakah hati kami hipokrit atau tidak.
Salam,
Cornelius.
Oktober 24th, 2011 at 10:44
knapa nak membela diri. jaganlah menipu diri sendiri. sedang kamu itu harus perlu diselamatkan. harus fikirlah Tuhan banyak cara supaya manusia berbalik kpadaNya.. bererti kamu sendiri yang menolak Tuhan so boleh dikatakan kmu yang egoooooo sangat…….. kalau saya percaya kesaksian angelica.. apa yang dia katakan semuanya btl… bahwa ketolik menyembah berhala…sdrala tidak semua greja yang dapat diselamatkan hnya org percaya dan mahu dikuduskan dan tidak melakukan dosa.. apa-apa lagi Tuhan mahu gerja yang melakukan pelayanan bersksi…
Oktober 24th, 2011 at 10:33
Tuhan banyak cara menjujukkan apa yang dia inginkan apa yang kita lakukan. tidak semestinya kita ini kristian tidak ada penghakiman dlm hidup kita, ttp Tuhan metuntu adalah kesetiaan kita melayani dan hidup kudus. itu yang Tuhan Yesus inginkan dalam hidup kita. so sedarlah dan bersiap sedialah.. Tuhan yang memberi NAFAS TETAPI TUHAN JUGA BOLEH MENGAMBILNYA KEMBALI……. SEMUA ITU ADALAH DARI TUHAN….
Oktober 21st, 2011 at 19:29
Yohanes 14
14:6 Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
Tuhan memberkati(^_^)
Oktober 4th, 2011 at 02:15
TINGGIKANLAH DAN BERIMANLAH HANYA KEPADA JESUS KRISTUS BUKAN DENGAN YANG LAIN
HANYA JESUS KRISTUS LAH JALAN KESELAMATAN.
September 20th, 2011 at 13:19
Dengan pengetahuan saya yang dangkal, saya ingin berbagi pendapat… saya membaca Hidup Sejati Dalam Allah karya Vassula… banyak hal baik yg saya dapat dari sana.. tidak ada hal yg menghujuat kehidupan Katolik menurut saya… dan mengedepankan persatuan seluruh gereja
Saya juga baru saja membaca kesaksian Angelica Zambrano… entah bebal entah saya percaya pada Allah yg berbelas kasih… saya tidak terpengaruh kesaksian Angelica Zambrano,
Saya percaya api pencucian ada.. sesuai ajaran Katolik, sesuai kesaksian Maria Sima…
Jadi menurut membaca buku yg menyesatkan jika kita membaca dengan bijak tentunya malah akan menguatkan keyakinan akan iman kita…
Dan jika Tuhan menghitung-hitung kesalahan, siapakah yang mampu bertahan? (Mazmur 130)
Jika Allah seperti yg diceritakan Angelica Zambrano,
Bagaimana Daud yg mengirim Uria berperang karena menginginkan istrinya… bisa berada di surga?
Bagaimana Musa yg peragu….. bisa berada di surga?
Allah itu baik, Allah pengasih, Allah pengampun… maka dia memberika Putranya terkasih untuk menebus kita.
Salam Damai,
Anna Claire
September 14th, 2011 at 12:12
coba baca wahyu Tuhan Yesus kepada Vasula Ryden ini , [link di edit]
September 14th, 2011 at 17:05
Ada beberapa catatan untuk Vasula Ryden ini dari Ketua Kongregasi Ajaran Iman waktu itu, yaitu Kardinal Ratzinger [silahkan di klik], sekarang adalah Paus Benediktus XVI, agar kita lebih hati-hati dalam masalah ini
1. Umat beriman harus tidak menganggap pesan dari Vasula Ryden ini sebagai wahyu ilahi, namun hanya sebagai renungan/ meditasi pribadi
2. Renungan/ meditasi pribadi ini mempunyai aspek positif dan aspek negatif di dalam terang doktrin iman Katolik
3. Maka dari itu Gembala serta umat beriman harus melakukan spiritual discernment yang serius dalam masalah ini dan memelihara kemurnian iman, moral dan kehidupan spiritual, tidak mengandalkan wahyu dugaan, tetapi dengan mengikuti Firman Allah yang telah diwahyukan dan instruksi dari Magisterium.
Salam dan doa,
Andreas
September 17th, 2011 at 03:27
apa pak andreas sudah baca bukunya vasulla ryden yang versi indonesia “Hidup Sejati Dalam Allah”, tidak ada yang bertentangan dengan kitab suci di wahyu ini namun malah menjadi bukti dari apa yang sudah tertulis di kitab suci.
jujur saja saya kembali ke agama saya katholik juga karena buku ini yang mengembalikan saya pada kasih Tuhan dan merasakan pengampunanNya.
selama ini saya membaca buku ini dan kitab suci selama 2 th dan itu masih juga belum selesai dan terus terang saya lebih mudah memahami kitab suci sejak saya membaca wahyu itu, kalau pak andreas mau baca2 yo monggo lek dianggap sesat ya sudah, yang jelas bagi banyak orang buku ini membawa kembali mereka yang sudah tersesat kembali kepada Tuhan dan Bunda maria dan lebih memahami ajaran katolik dengan baik.
oh ya ada lagi pak andreas nih gak jauh2 di indonesia saja ada kok wahyu pribadi seperti ini coba cek ini
[edit]apakah ini juga termasuk yang perlu adanya spiritual discernment ?bagaimana pendapat anda tentang ini?
[edit]thanks and gbu
September 17th, 2011 at 16:30
Senang saya mendengar anda pulang kembali kerumah, welcome home. Soal buku itu saya belum pernah membacanya, dan sepertinya tidak tertarik untuk membacanya kedepan. Saya suka membaca buku tapi saya memilih buku-buku apa saja yang saya baca agar tidak teracuni oleh tulisan-tulisan yang bertentangan dengan ajaran iman.
Oke soal wahyu pribadi ini, saya kutip apa kata Gereja
karena ini wahyu pribadi umat beriman tidak di wajibkan untuk mempercayainya, dan tidak berdosa jika tidak mengikuti wahyu pribadi ini.
Kemudian saya juga senang anda mulai membaca Kitab Suci dengan rajin, tapi bagaimana seharusnya Kitab Suci itu dibaca? saya kutip Katekismus lagi [KGK 109-119, 137]
Maaf saya tidak mengijinkan anda untuk meletakkan link itu di blog ini, wahyu pribadi yang tidak di setujui oleh Hierarki lokal tidak diperkenankan untuk tampil disini, jadi terpaksa saya edit lagi.
untuk ibu Agnes dan gerakannya itu, mungkin anda bisa membaca kritisi gerakan ibu agnes ini yang ditulis oleh F.X. Didik Bagiyowinadi,Pr [klik]
Begitu juga link yang kedua yaitu “holy love ministry”, jelas-jelas ditolak oleh Uskup lokal disana, Uskup Richard Lennon dari Keuskupan Cleveland, berikut surat dekrit dari Uskup Richard [klik disini]
Saya menyarankan agar anda untuk menjauhi kedua website ini, serta tidak mengikuti/ mendukung kedua gerakan tsb. Mari kita dengarkan dan taati apa yang Gereja katakan[Lukas 10:16].
Salam dan doa,
Andreas
Agustus 30th, 2011 at 20:05
daripada sling balas membalas tidak ada habisnya,toh kita juga belum lahir jaman dahulu,lbih baik menunggu ajal tiba,setelah mati baru bisa membuktikan yang mana yang benar dan SUDAH TERLAMBAT!!!!!….gitu aja kok repot..
yang aku tau hanya nama Yesus yang bisa menolongku bila ku sebutkan namaNya tidak ada nama lain selain nama Yesus
September 1st, 2011 at 14:35
Salam dan doa,
Andreas
Oktober 4th, 2011 at 03:22
saudari ku yang terkasih…bukan balas membalas,kita sebagai anak BAPA,hendaklah kita memberitakan KEBENARANNYA dan bertanggung jawab dan membawa jiwa jiwa yang tersesat untuk di selamatkan. maka marilah kita ajak saudara dan saudari kita untuk menyembah hanya satu nama JESUS KRISTUS JURU SELAMAT DUNIA.
Agustus 23rd, 2011 at 10:51
apapun yang orang/ dunia katakan ttg kesaksian ini, mengada ada,kebanykaan nonton harry potter, atau apapun . .
saya tetap percaya,
liat aja nanti, waktu Tuhan Yesus datang yang kedua kalinya, Yesus akan menyatakan kebenaran, dan orang-orang akan tau bahwa selama ini dirinya bebal dan mengandalkan logika sebagai manusia.
sungguh suatu hal yang menyenangkan hati Tuhan saat kita berani menyatakan kebenaran, mau percaya tidak percaya, itu urusan manusia pribadi dengan Tuhan. setiap orang harus mempertanggungjawabkan setiap perbuatannya di hari penghakiman nanti.
Hendaknya kita tidak perlu repot memperdebatkan apa yg menurut manusia salah, tetap lah percaya, dan persiapkan diri untuk hari dimana kita jadi mempelai dalam perjamuan abadi. kita harus terangkat, amen.
Agustus 29th, 2011 at 10:31
Shalom Alea,
Tentunya kita perlu mencari tahu apakah sebuah penglihatan itu berasal dari Allah atau bukan. Tuhan Yesus sudah mendirikan Gereja Katolik, dan berjanji bahwa alam maut tidak akan menguasinya (Mat 16 : 18). Oleh karena itu segala penglihatan atau wahyu pribadi harus diuji berdasarkan ajaran Gereja, karena Gereja adalah Tiang Penopang dan dasar kebenaran (1 Tim 3 : 15).
Kitab Suci sendiri mengatakan :
2 Kor 11 : 4 :”Iblis pun dapat menyamar sebagai malaikat terang”
1 Yoh 4 : 1 :”Janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi palsu yang muncul dan pergi ke seluruh dunia”
Jadi kita perlu menguji semuanya, apakah hal-hal seperti wahyu pribadi memang berasal dari Tuhan atau dari setan atau itu hanyalah imajinasi seseorang saja. Dan proses pengujian ini memakan waktu yang lama, karena Gereja selalu berhati-hati dan tidak sembarangan dalam menilai. Bahkan ketika Gereja menyetujui suatu wahyu pribadi ataupun penampakan Bunda Maria, umat beriman katolik tetap tidak terikat untuk mengimaninya, dan wahyu pribadi sama sekali tidak menambahkan apa yang sudah ada dalam wahyu umum ataupun deposit iman katolik.
Salam,
Cornelius.
Oktober 4th, 2011 at 03:25
amen.
Agustus 18th, 2011 at 14:38
IBU MARIA
Kita semua tahu siapa ibu Maria, dia hanya seorang hamba dan manusia biasa, yang bukan berasal dari keturunan Daud, tetapi suami nya : Yusuf yang merupakan keturunan langsung dari Daud.
Lihat Matius 1 : 1 – 17
Lukas 1:38 Kata Maria: “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.”
Rahim Maria dipinjam Tuhan untuk melahirkan Yesus, yang adalah Allah sendiri yang menjelma menjadi manusia, untuk menebus dosa manusia.
Matius 1:18 – 25
18 Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri.
19 Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam.
20 Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus.
21 Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.”
22 Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi:
23 “Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel” — yang berarti: Allah menyertai kita.
24 Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya,
25 tetapi (Yusuf) tidak bersetubuh dengan dia (Maria) sampai ia melahirkan anaknya laki-laki dan Yusuf menamakan Dia Yesus.
1. Apakah status dan hak Yusuf setelah Yesus lahir ? Tetap sebagai suami Maria kan ?
2. Yusuf tidak menceraikan Maria sampai akhir hidupnya / Pisah Ranjang hidup sebagai suami istri.
3. Apakah Yusuf sebagai suami tidak ingin bersetubuh dengan istrinya ? Setelah Yesus lahir.
4. Apakah selama 30 tahun mengasuh dan membesarkan Yesus, di dalam Keluarga Kudus itu, Yusuf tidak pernah birahi dan menghampiri Maria ? Bukankah Maria istri yang sah dari Yusuf ?
5. Mungkinkah Yusuf bukan laki-laki sejati, tidak punya nafsu dan birahi ?
6. Apakah Maria sudah kehilangan nafsu birahi terhadap suaminya (Yusuf) ?
7. Apakah mereka (Yusuf dan Maria) tidak normal sebagai pasangan suami istri ?
8. Anda sudah berkeluarga ? Dan hidup sebagai suami istri ? Tidak pernahkah SEX menjadi keinginan dan kebutuhan Anda ?
9. Tahukah Anda bahwa Maria dan Yusuf memiliki anak selain Yesus ?
Mari kita lihat di dalam Alkitab, pada ke empat Injil tertulis jelas :
Matius 12:46 – 47
46 Ketika Yesus masih berbicara dengan orang banyak itu, ibu-Nya dan saudara-saudara-Nya berdiri di luar dan berusaha menemui Dia.
47 Maka seorang berkata kepada-Nya: “Lihatlah, ibu-Mu dan saudara-saudara-Mu ada di luar dan berusaha menemui Engkau.”
Markus 3:31 Lalu datanglah ibu dan saudara-saudara Yesus. Sementara mereka berdiri di luar, mereka menyuruh orang memanggil Dia.
Lukas 8:19 – 20 Ibu dan saudara-saudara Yesus datang kepada-Nya, tetapi mereka tidak dapat mencapai Dia karena orang banyak. Orang memberitahukan kepada-Nya: “Ibu-Mu dan saudara-saudara-Mu ada di luar dan ingin bertemu dengan Engkau.”
Yohanes 7 : 3 – 6
3 Maka kata saudara-saudara Yesus kepada-Nya: “Berangkatlah dari sini dan pergi ke Yudea, supaya murid-murid-Mu juga melihat perbuatan-perbuatan yang Engkau lakukan.
4 Sebab tidak seorang pun berbuat sesuatu di tempat tersembunyi, jika ia mau diakui di muka umum. Jikalau Engkau berbuat hal-hal yang demikian, tampakkanlah diri-Mu kepada dunia.”
5 Sebab saudara-saudara-Nya sendiri pun tidak percaya kepada-Nya.
6 Maka jawab Yesus kepada mereka: “Waktu-Ku belum tiba, tetapi bagi kamu selalu ada waktu.
Jikalau Anda sebagai Yusuf, yang memang sudah bertunangan dan ingin menikahi Maria, yang cantik dan elok paras dan baik hati nya, tidakkah ingin bersetubuh dan memiliki keturunan sendiri ? Tidak perlu iman dan pengetahuan tafsir kitab suci yang tinggi untuk membaca tulisan dibawah ini.
Matius 1 : 25 tetapi (Yusuf) tidak bersetubuh dengan dia (Maria) sampai ia melahirkan anaknya laki-laki dan Yusuf menamakan Dia Yesus.
Tentulah Yusuf menepati janjinya kepada malaikat Allah untuk tidak bersetubuh dengan Maria, sampai Maria melahirkan Yesus yang dikandung dari Roh Kudus.
Tapi apakah setelah Yesus lahir, Yusuf kebablasan menepati janjinya ? Sehingga Yusuf tidak berani bersetubuh dengan Maria ? Tentu tidak bukan …
Buka hati dan pikiran kita akan kenyataan bahwa Maria hanya manusia biasa, sama seperti kita yang dipakai Tuhan sebagai Alat untuk menyatakan kemuliaanNya.
Maria saat ini sudah berada di Sorga bersama Tuhan, dan kedudukannya tidak lebih tinggi daripada Tuhan atau sama dengan Tuhan. Tuhan bisa menciptakan dan melahirkan Yesus dari batu sekalipun, tapi akan terlihat aneh bukan jika Yesus lahir dari batu …
Maria sama seperti orang-orang lain yang dipakai Tuhan secara luar biasa : Nuh, Henokh, Abraham, Musa, Yakub, Yusuf, Yunus, Hosea, Daud, Salomo, Daniel, Yesaya, Elia dan masih banyak lagi …
Agustus 18th, 2011 at 22:05
Shalom,
Untuk jawaban dari pertanyaan saudara, silahkan baca artikel ini: http://luxveritatis7.wordpress.com/2011/08/18/apologetika-tentang-bunda-maria/
salam dan doa,
Andreas
Oktober 4th, 2011 at 02:44
pertanyaan2 di atas adalah pertanyaan dan keinginan manusia moderN, yg di maksud saudara mungkin bkn kakak atau adik kandung jesus,jika jesus memiliki saudara kandung maka dia bkn pemilik KERAJAAN SORGA.dan semua tidak akan tergenapi.renungkanlah kembali.semoga BAPA DI SORGA MELINDUNGI ANDA.
Agustus 15th, 2011 at 12:34
Stand with St. Michael?? I thought we should stand with Jesus Christ, the living God.
Agustus 15th, 2011 at 17:16
Shalom Lesmana,
There is no problem if we as catholic stand with St. Michael. When the person said that he stands with St. Michael, doesn’t mean he ignores Jesus Christ. St. Michael can help us in our spiritual battle.
Saint Michael the Archangel,
defend us in battle.
Be our protection against the wickedness and snares of the devil.
May God rebuke him, we humbly pray;
and do Thou, O Prince of the Heavenly Host -
by the Divine Power of God -
cast into hell, satan and all the evil spirits,
who roam throughout the world seeking the ruin of souls.
Amen.
Cornelius.
Juli 2nd, 2011 at 10:32
Boleh juga membaca di situs ini biar tidak guncang membaca wahyu2 pribadi yg memojokkan Gereja Katolik…. http://katolisitas.org/2011/04/27/mengapa-guncang-mendengar-wahyu-wahyu-pribadi-yang-memojokkan-gereja-katolik/
Juni 20th, 2011 at 19:17
saya sudah membaca apologetica terhadap kesaksian angelica.
pertama saya menyukai karena tersusun secara sistematis sehingga saya mampu memahaminya.
saya hanya mau mengatakan bahwa kesaksian itu terlalu mengada-ada, terlalu banyak nonton sinetron dan baca buku harry potter ( banyak magic-magicnya). bagi uma katolik, sebaiknya lebih selektif dan kritis menghadapi kesaksian seperti itu, seperti saran dalam apologetica bahwa banyak tempat kita bisa bertanya.
sekali lg thx karena lewat ini saya lebih belajar lagi.
Juni 5th, 2011 at 00:07
yang tidak mampu menahan ego kebiasaannya memang ingin menonjolkan ego nya. selidikilah(setidaknya lewat nurani) egois atau tidakkah kesaksian yang didengar atau dibaca.
Mei 11th, 2011 at 02:35
Do not be afraid, strengthen your faith. God is always with you. Stand with St. Michael the Archangel.